Showing posts with label Jajanan Pasar. Show all posts
Showing posts with label Jajanan Pasar. Show all posts

CILOK (ACI DICOLOK)



Teman-teman di Korea banyak yang lagi pada terkena virus cilok, gara-gara beberapa waktu yang lalu saya upload foto cilok fresh from the steamer di Facebook, hihihiii... Waktu ada Muslimah Taklim Seoul bulanan yang bulan September ini diadakan di Anseong, saya pun menyuguhkan cilok ini sebagai salah satu hidangan untuk menjamu teman-teman yang datang ke Taklim, hehehe...
Cilok yang dibikin 3 minggu yang lalu sekitar minggu pertama September, tapi baru mejeng sekarang. Tiba-tiba saja pengen makan cilok. Bahan-bahan ada semua jadi langsung eksekusi.
Kata Abinya Nadhifa ini namanya K-Lok alias Korean Cilok, karena isinya pake odeng (korean fish cake) :D
Cilok bisa plain saja tanpa isi, atau mau diisi sesuai selera, bisa daging ayam cincang, lemak/gajih, telur rebus yang dipotong-potong, abon, tempe, omcom, suka-suka lah ya.

Bagi mungkin yang belum tau, cilok ini salah satu jajanan tradisional dari Jawa Barat yang terbuat dari aci (kanji/tapioka). Mengingatkan kita akan masa kecil karena suka sekali beli cilok ini. Yah masih saudara sama cireng dan cimol, hihiii... Biar gak dibilang cuma makan aci, jadi cilok ini bisa diberi isian juga sesuka hati ^^

Resep dulu banget sudah pernah saya posting di blog. Yang mau bikin silahkan ini resepnya ya...




CILOK
by Ricke Indriani

Bahan:
200 gram tepung sagu tani atau tapioka
200 gram terigu protein sedang
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1 sdt kaldu bubuk (optional)
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
400 ml air (bila ingin lebih gurih bisa pakai air kaldu ayam)
2 batang daun bawang, iris halus

Isi sesuai selera, atau tanpa isi

Air di panci untuk merebus cilok

Cara membuat:
1. Campurkan tepung sagu tani/tapioka dan terigu. Tambahkan daun bawang. Aduk rata dan sisihkan.
2. Campurkan air, bawang putih halus, garam, kaldu bubuk, merica bubuk dan gula pasir. Masak hingga mendidih.
3. Panas-panas tuangkan air rebusan tadi bertahap ke dalam campuran tepung, sambil diaduk rata menggunakan sendok kayu (jangan pake tangan yaaa, ntar kepanasan, hihihiii...). Bila dirasa adonan sudah kalis dan bisa dipulung dan air masih bersisa, hentikan penambahan air.
4. Biarkan sampai agak hangat. Ambil sedikit adonan, beri isi dan bulatkan sebesar bakso. Lakukan hingga adonan habis.
5. Didihkan air yang banyak dalam panci, rebus cilok hingga mengambang dan biarkan sekitar 10-15 menit mengambang. Angkat. Kemudian kukus cilok hingga empuk dan matang.




Bumbu saus kacang:
100 gram kacang tanah, digoreng, dihaluskan
3 siung bawang putih utuh, goreng sebentar
5 buah cabai merah (atau sesuai selera)
2 lembar daun jeruk
Garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya (cicipi saja sesuai selera)
500 ml air
Perasan air jeruk nipis/lemon (bila suka)

Pelengkap: Saus sambal botolan dan kecap manis

Cara membuat:
Campur kacang tanah halus, bawang putih, cabai merah dan air. Blender hingga bumbu halus merata. Tambahkan daun jeruk dan masak di atas api sampai mendidih, mengental dan keluar minyaknya. Beri garam, merica bubuk dan gula pasir. Cicipi. Beri sedikit perasan air jeruk nipis/lemon. Angkat.

Sajikan cilok dengan bumbu saus kacang dan pelengkapnya. Nikmati cilok sambil dicolok :D

Selamat mencoba ^_^

KUE TALAM LABU KUNING



Kue talam labu kuning ini saya buat beberapa hari yang lalu, menjelang sore. Jadilah kue talam ini sebagai teman ngeteh sore hari, bersama segelas teh hangat tawar di tengah cuaca yang sudah mulai berangin dingin. Alhamdulillah nikmat ^_^

Punya labu kuning perasaan sudah lama, beli karena lagi murah di sebuah supermarket dekat rumah. Trus ditaruh saja di pojokan dan terlupakan, hihihihhh... Setelah dieksekusi jadi kue talam ini alhamdulillah laris manis deh di rumah. Semuanya suka. Nadhifa pulang sekolah langsung melahap 3 biji, hehee...

Kue talam ini bermacam-macam. Biasanya terdiri minimal 2 lapis atau ada juga yang tiga lapis. Lapisan atas umumnya berwarna putih dengan rasa gurih santan atau ada juga yang berwarna coklat karena memakai gula merah. Di Indonesia lebih terkenal yang dibuat di cetakan mangkuk kecil-kecil ini (cetakan cucing), sedangkan di Malaysia kue talamnya dibuat di loyang dan dipotong-potong sebelum disajikan. Yang ini jenis talam manis, ada juga talam gurih seperti talam ebi.

Kue talam manis ada yang menggunakan umbi-umbian (ubi, talas, kentang, labu kuning, singkong, dsb) dan ada juga yang tanpa umbi. Bila membuat talam yang tanpa umbi biasanya saya menggunakan campuran tepung beras dan tepung sagu. Tepung beras untuk membuat kue menjadi lembut dan tepung sagu untuk efek agak kenyal.
Tapi untuk kue talam yang menggunakan umbi saya hanya menggunakan tepung sagu atau tapioka saja, karena umbi yang ditambahkan ke adonan sudah membuat kue menjadi lembut. Kemarin saat membuat saya sedang tidak punya tapioka, jadi saya subtitusi dengan tepung pati kentang/aci kentang (potato starch powder). Hasilnya hampir sama, hanya saja menurut saya lebih pas kenyalnya jika pakai tepung sagu/tapioka.
Kue talam ini biasanya menjadi salah satu jenis kue yang suka dipesan untuk isi snackbox. Di Indonesia biasanya jika membuat yang memakai umbi, saya pakai ubi kuning. Ini resep yang saya pakai ya... Saya kemarin hanya bikin setengah resep di bawah ini ya, karena yang makan cuma bertiga saja :)





Kue Talam Labu Kuning
by Ricke Indriani

Lapisan Kuning (Bawah):
500 gram labu kuning, dikukus
300 ml santan sedang, matang (lebihkan sedikit saat membuat santan mentah, setelah matang ditakar menjadi 300 ml)
1/2 sdt garam
150 gram tepung sagu/tapioka
175 gram gula pasir (silahkan ditambah jika suka lebih manis)
1/2 sdt vanili bubuk

Lapisan Putih (Atas):
400 ml santan kental matang
1/2 sdt garam
60 gram tepung beras
40 gram tepung sagu/tapioka
2 sdm gula pasir
1/4 sdt vanili bubuk






Cara membuat:
1. Panaskan dandang kukusan/klakat. Jika memakai dandang biasa, lapisi tutupnya dengan serbet bersih.
2. Lapisan bawah (kuning): Blender labu kuning dan setengah bagian santan sampai benar-benar halus. Tuang ke dalam wadah/baskom. Masukkan tepung sagu/tapioka, garam, gula pasir dan vanili bubuk. Aduk rata dengan hand whisk. Masukkan sisa santan sambil diaduk rata hingga adonan licin. Tuang ke dalam cetakan yang sudah diolesi sedikit minyak goreng. Isi sampai 2/3 tinggi cetakan. Kukus 10 menit.
2. Lapisan atas (putih): Campur dan aduk rata semua bahan. Tuang ke atas lapisan bawah (kuning) tadi. Kukus kembali 10 menit atau hingga lapisan atas 'set' (memadat). Angkat. Biarkan sampai agak hangat dalam cetakan lalu keluarkan.

Note: Kadar air dalam labu kuning yang digunakan bisa berbeda-beda. Kebetulan saya menggunakan labu kuning yang kadar airnya sudah cukup banyak dan lembek setelah dikukus (labu kuning yang kecil, kulit luarnya hijau). Tapi ada juga jenis labu kuning yang kadar airnya lebih sedikit dan setelah dikukus bertekstur legit. Jumlah santan pada lapisan kuning bisa disesuaikan, adonan akhir cukup kentalnya, tidak terlalu encer dan juga tidak terlalu berat.

Selamat mencoba :)

BRONKETEM, BOLU GULUNG PANDAN KEJU, KUE LUMPUR KENTANG DAN PUDDING MOSAIC FOR MBA ANGGI

Pesanan ini dipesan oleh Mba Anggi untuk acara farewell-nya karena Mba Anggi dan keluarga mau back for good ke Indonesia dan selanjutnya in sya Allah akan lanjut ke Australia. Semoga dimudahkan segala urusannya dan sukses di tempat yang baru ya untuk Mba Anggi dan keluarga. Aamiin... Kebetulan saya dan keluarga juga diundang ke rumah Mba Anggi di Incheon jadi kuenya sekalian saya bawa.





Terima kasih sudah memesan ya Mba and see you again someday in sya Allah ^_^

KUE LUMPUR LABU KUNING FOR PESANTREN RAMADHAN KMI


Kue lumpur labu kuning yang foto di atas ini adalah kue lumpur yang saya bawa ke Mushalla Nurul Hidayah untuk ikut memberi tambahan takjil berbuka bersama di Mushalla Ramadhan yang lalu. Ingin membawa sesuatu dan teringat labu kuning yang masih ada belum dieksekusi, akhirnya saya buat kue lumpur labu kuning ini. Resepnya saya gunakan resep yang sama seperti kue lumpur kentang yang sebelumnya pernah saya posting di blog ini. Hanya saja saya ganti kentang dengan labu kuning dan menggunakan susu cair bukan santan karena sedang tidak punya stok santan di rumah. Jumlah cairannya saya kurangi karena labu kuning yang saya pakai yang jenis kecil (kulitnya berwarna hijau), bila sudah dikukus hasilnya lebih basah dan lembek daripada kentang atau labu kuning yang jenis besar yang legit.
Ternyata saat akan pulang, pengurus Mushalla kemudian memesan kue lumpur ini untuk acara Pesantren Ramadhan KMI (Komunitas Muslim Indonesia) Korea Selatan yang diadakan di Anseong. Pesan sekitar 60 biji. Subhanallah, saya memberi kue lumpur sekitar 25 biji malah berbuah order sebanyak 2x lipatnya lebih. Rejeki dari Allah yang nyata di bulan-Nya yang mulia :)



Kue lumpurnya saya bikin 2 macam dari adonan yang sama, setengah bagian saya beri pasta pandan jadi berwarna hijau ^_^

RISOLES RAGOUT SAYURAN DAN VANILLA CREAM PUFFS FOR MUSHALLA NURUL HIDAYAH ANSEONG


Ini pesanan Mushalla Nurul Hidayah, satu-satunya mushalla di kota Anseong, Korea selatan yang diprakarsai teman-teman pekerja Indonesia. Sebenarnya disini disebutnya Masjid, karena dipakai juga pelaksanaan sholat Jum'at dan sholat Hari Raya, tetapi di Korea ini yang disebut Masjid biasanya hanya seukuran Mushalla di Indonesia dengan menyewa ruangan di sebuah gedung atau ruko. Tetapi di kota besar seperti Seoul dan Busan ada juga Masjid besarnya.
Kue ini dipesan untuk takjil saat ada acara buka puasa bersama di minggu awal Ramadhan yang lalu (ketauan lagi deh postingannya telat banget, hehee...). Pengurus Mushalla memesan dua jenis yang asin dan yang manis. Jadi saya buatkan risoles isi ragout sayuran dan vanilla cream puffs (kue sus isi krim vanilla). Selain kedua jenis yang dipesan ini saya juga membuatkan bubur kacang hijau untuk tambahan takjilnya.


KLAPPERTAART, RISOLES AND BAKSO SAPI FOR 'ONE INDONESIA DAY' DAY EVENT, SOUTH KOREA

Hwaaaaaa.... lama sekali tidak update blog, hiksss... Entah kenapa akhir-akhir ini benar-benar sedang terserang virus blogging blue akut... T__T , jangankan menulis postingan blog, nengokin blog saja tidak :(
Maafkan ya untuk para pembaca setia blog ini, kalau berkunjung ternyata belum ada postingan baru. *tutup muka pake panci

Bismillah, mulai mencicil upload foto-foto pesanan dulu ya. Kali ini adalah klappertaart, risoles dan bakso sapi yang saya bawa ke event One Indonesia Day di Korea Selatan akhir Juni yang lalu, ini adalah event tahunan yang diadakan WNI dimana ada hiburan kesenian, lomba, stand produk, dsb. Alhamdulillah saya kali ini bisa membuat beberapa produk walaupun tidak terlalu banyak dan memang tidak gelar lapak di stand tetapi hanya membawa pesanan yang sudah PO sebelumnya dan diambil di stand. Total keseluruhan klappertaart loyang medium 12 loyang, bakso sapi 120 pcs (6 packs), dan risoles beef mayo 50 pcs (10 packs). Itu sudah alhamdulillah bagi saya sebagai warga baru Korea yang baru tinggal 2 bulan saja di Korea waktu itu :) (ketauan deh betapa telatnya postingan ini, hehehee...). Terima kasih juga untuk adik cantik dan sholehah Mutiara yang sudah mengizinkan saya numpang menaruh pesanan di stand-nya ^_^





Terima kasih ya yang sudah memesan, walaupun telat banget ucapan terima kasih di blognya :D

TAHU ISI DAN RISOLES BEEF MAYO (AMERICAN RISOLES)





Jadi tukang gorengan juga di Korea, hihihhh... Tahu isi dan risoles beef mayo (biasa disebut american risoles) pesanan beberapa waktu yang lalu. Tahu isi ala Indonesia dipesan oleh Mba Zanti di Pyeongtaek yang sedang main ke Anseong, berisi sayuran (toge, wortel, kol dan daun bawang) dan dibalut dengan adonan tepung lalu digoreng hingga matang dan renyah. Risoles beef mayo berisi sosis sapi halal, telur rebus, keju, mayonaise dan saus tomat.

RISOLES RAGOUT SAYURAN FOR MBA ZANTI



Risoles ini juga postingan telat, sudah saya bikin dari akhir April, hihiii... Untung cuma fotonya saja yang 'basi', kalau risolesnya yang basi kan kacau :D
Risoles ini dibawa sebagai potluck untuk undangan acara makan-makan di rumah Mba Zanti di Pyeongtaek. Pyeongtaek adalah kota tetangga yang paling dekat dari Anseong (kota dimana saya tinggal). Waktu itu bingung mau bawa potluck apa karena saya belum punya oven maupun kukusan, baru punya penggorengan dan panci, hehee... Akhirnya ya sudah bikin yang digoreng-goreng saja deh, saya dan Mba Yuyun (tetangga saya yang satu gedung dengan saya yang juga datang ke acara Mba Zanti) akhirnya memutuskan membawa potluck bersama-sama yaitu risoles ini.

Risoles ini saya bikin malam harinya, kemudian dimasukkan ke ziper bag dan disimpan di freezer. Dan besoknya sebelum berangkat baru digoreng. Resep kulitnya sama dengan resep kulit amris (amrican risoles) yang sudah beberapa kali saya posting, hanya isiannya ragout sayuran. Nah, kalau bikin ragoutnya saya seperti memasak saja, tidak pakai takaran pasti. Kebanyakan saya kalau memasak suka begitu cemplung-cemplung jadi deh, hehee...
Terdiri dari wortel dan kentang yang dipotong kotak-kotak kecil, jagung manis kalengan (atau fresh, karena disini cuma ada jagung manis yang kalengan), ayam suwir dan daun bawang. Bumbunya bawang putih ditumis sampai harum, masukkan wortel dan kentang, kemudian diberi susu cair secukupnya. Masukkan jagung manis dan ayam suwir, masak hingga susu agak menyusut sedikit. Bumbui dengan garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya. Beri sedikit terigu untuk mengentalkan masak hingga kental. Matikan api kemudian panas-panas beri sedikit margarin. Aduk rata. Dinginkan dan siap dipakai deh :)


(Sebagian kulit risoles yang sudah didadar)


(Risoles beku baru keluar dari freezer, siap digoreng)


Risolesnya sebagian dibikin bentuk segitiga dan sebagian lagi digulung biasa, isinya sama aja sih, cuma lagi iseng aja dibentuk berbeda-beda. Buat yang belum tau cara membentuk risoles sigitiga, mohon maaf saya tidak sempat membuat foto step by stepnya karena waktu bikin sudah lumayan larut malam dan memang kalau memotret pada saat sedang proses memasak terkadang suka malas kecuali sedang bagus mood-nya (hayaahhh si mood segala dibawa-bawa, hihihiii...). Coba browsing saja ya siapa tau saja ada teman blogger lain yang pernah posting. Kapan-kapan kalau bikin lagi deh ya, semoga si good mood datang, hehee...

PLEASE VOTE: SOSIS SOLO IN 'FOOD RECIPE CONTEST' IN SOUTH KOREA

Dear teman-teman pembaca setia blog Ordinary Kitchen ^_^
Kebetulan di Korea sedang ada kontes online di Facebook 'FOOD RECIPE CONTEST' untuk para expat (orang asing) yang tinggal di Korea dan saya mengikutsertakan resep SOSIS SOLO untuk mewakili makanan khas Indonesia :)
Mohon kesediaan teman-teman untuk membantu memberikan vote untuk foto SOSIS SOLO beserta resepnya yang ada di page event FOOD RECIPE CONTEST ini ya...

Silahkan buka/klik link berikut ini, kemudian berikan LIKE pada fotonya dan jika berkenan bisa dibagikan/share juga:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=4231843134055&set=oa.612094282136632&type=1&relevant_count=1&ref=nf

Resep yang saya tulis sama dengan resep SOSIS SOLO yang saya posting di blog ini, bisa dilihat disini, hanya saja saya tulis dalam bahasa Inggris. Semoga bisa lebih memperkenalkan Indonesia dan makanan khasnya di mancanegara terutama di Korea.





Yuuukkk... Bantu dan berpartisipasi memberikan vote untuk makanan khas Indonesia, masih butuh banyak vote untuk mengejar ketertinggalan dari kontestan negara lain :)

Terima kasih. Kamsahamnida ^_^

KUE LUMPUR PANDAN (INDONESIAN TRADITIONAL MUD CAKE IN PANDAN FLAVOR)



Saya membuat kue lumpur pandan ini untuk cemilan putri kecil saya Nadhifa yang memang suka dengan kue lumpur ini.
Kali ini saya tidak menggunakan mixer, hanya diaduk menggunakan hand whisk saja. Biasanya pakai mixer kecepatan rendah untuk mencampur adonan, tapi karena peralatan baking sudah dibereskan untuk persiapan pindahan. Jadi saya buat dengan hand whisk saja. Saya juga sudah malas mengotori oven tercinta yang sudah dibersihkan, tabung gas untuk oven juga sudah kosong gak niat untuk diisi lagi, hihihiiii... Langsung aja deh nyamber cetakan kue lumpur.

Kue lumpur ini salah satu kue yang cukup terkenal di Indonesia. Menurut informasi, kue lumpur berasal dari Jawa Barat. Tetapi hampir di setiap daerah ada kue lumpur ini. Disebut kue lumpur mungkin karena adonannya mirip seperti lumpur. Resep yang ada sangat bervariasi baik dari komposisi resep maupun cara membuatnya. Ini adalah resep andalan yang biasa saya pakai baik untuk konsumsi keluarga maupun orderan/jualan. Teksturnya lembut dan legit. Selain varian pandan, bisa juga dibuat original. Toppingya selain kismis bisa juga ditambahkan daging kelapa muda.
Saya hanya membuatnya hanya setengah resep saja, karena hanya untuk konsumsi pribadi. Yang saya tulis ini adalah resep full (1 resep) ya. Resep yang original dulu sudah pernah saya posting. Sekarang posting versi pandan.




KUE LUMPUR PANDAN
by Ricke Indriani

Bahan:
200 gram kentang kukus, haluskan (berat kentang setelah dikukus)
250 ml air
75 gram margarin
150 gram terigu protein sedang, ayak
150 gram gula pasir
1/4 sdt garam
6 butir telur
400 ml santan, masak dengan daun pandan hingga mulai mendidih, dinginkan (agar kue tidak cepat basi)
2 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/2 sdt vanili bubuk
1-2 sdt pasta pandan (sesuai selera)
Kismis untuk topping

Cara membuat:
1. Panaskan air, margarin, garam dan gula pasirhingga mendidih. Matikan api. Masukkan terigu. Aduk rata. Nyalakan kembali api kecil, aduk-aduk hingga kalis dan tidak menempel di panci. Angkat. Masukkan gula pasir dan vanilli bubuk. Aduk rata.
2. Pindahkan adonan terigu ke wadah yang besar. Masukkan kentang halus. Campur rata. Biarkan agak dingin.
3. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok rata (bisa menggunakan mixer kecepatan rendah atau hand whisk) hingga semua telur habis.
4. Tuang santan yang sudah dicampur dengan pasta pandan sedikit demi sedikit sambil dikocok rata dengan mixer atau hand whisk.
5. Panaskan cetakan kue lumpur. Olesi sedikit minyak goreng atau margarin. Tuang adonan ke dalam cetakan. Tutup sebentar hingga adonan setengah matang. Beri kismis. Tutup kembali dan masak hingga kue matang dan permukaan kue sudah tidak lengket/basah lagi. Angkat.

Tips:
- Jika mau diganti umbi lain, bisa saja, ganti kentang dengan umbi lainnya dengan jumlah yang sama. Misalkan kue lumpur ubi ungu, kue lumpur labu kuning, dsb.
- Saat menuangkan santan ke dalam adonan, lakukan sedikit demi sedikit secara bertahap. Agar adonan terigu+kentang bisa menyatu dengan baik dengan santan. Tuang sedikit, kemudian diaduk rata. Tuang lagi sedikit, aduk rata lagi. Lakukan hingga semua santan habis.

Happy baking! ^_^


Owh, dan kue lumpur pandan ini saya setorkan juga untuk ikut meramaikan event NCC JITW (Jajanan Indonesia Tradisional Week) dan alhamdulillah resmi mendapatkan badge JITW untuk dipasang di blog. Thanks para host ^_^

PUKIS PANDAN KEJU


Sore ini saya memutuskan untuk membuat pukis pandan untuk berbuka puasa. Sepertinya nikmat sekali membayangkan empuk dan aroma pandannya yang aduhai, hehee... Namanya orang lagi berpuasa, makanan apa aja juga past terbayang luar biasa enaknya :D
Tapi memang lagi pengen aja bikin pukis, mengingat tuan putri kecilku yang baru agak mendingan dari sakitnya setelah kemarin demam tinggi, sudah mau mulai ngemil lagi. Dan Nadhifa suka sekali dengan pukis buatan Bundanya :)
Resepnya sudah pernah aku posting disini.

(Pohon pandan yang tumbuh subur di halaman rumah ^__^)

Pohon pandan di halaman rumah juga tumbuh dengan suburnya, sudah lumayan tinggi dan lebat. Akhirnya saya pakai beberapa helai daun pandan yang saya ambil juice-nya untuk dicampurkan ke adonan, pasta pandan hanya pakai sedikit saja untuk warna hijaunya, karena di rumah gak punya daun suji untuk pewarna hijau. Hasilnya pukisku wangiiiii pandan asli ^__^


Jadilah sore ini, pukis pandan keju menjadi takjil berbuka puasa, ditemani dengan secangkir jasmine tea hangat... Hmmmm... What a perfect ifthor today, alhamdulillah... :)

LBT#5: KUE TRADISIONAL/KHAS INDONESIA YANG DIPANGGANG

Postingan telaaaat bangeeettttt.... *tutup muka pake serbet
Entah kenapa kok bisa kelupaan posting setoran PR LBT#5 ini ke blog. Atau memang dasarnya suka males update blog ya? Hadeeehhhhhh..... *__*
Gak apa-apa deh telat daripada enggak sama sekali. *ngeles lagi deh :p

Waktu Mba Yunita memngumumkan PR LBT#5 (setoran bulan Mei kemarin) adalah kue tradisional/khas Indonesia yg dipanggang. Entah kenapa saya langsung pengen bikin kue ini: INDONESIAN THOUSAND-LAYER SPICE CAKE alias KUE LAPIS LEGIT :D

Saya memang suka dengan lapis legit. Terutama yg 'oily' alias berminyak karena menggunakan full butter dan moist banget karena menggunakan sedikit terigu.
Tapi walaupun suka makannya, jujur saya gak suka buatnya @__@
It needs a great patience indeed! Melapis selapis demi selapis sampai lapis ke seribu?? Lebay, heheee... Kan disebutnya thousand layer cake? :D
Berlama-lama nongkrongin oven. Hmmmm... What do you think? :p

Anyway, di Indonesia ini terkenal dg aneka kue lapis legitnya dan tentu dengan berbagai macam varian resep. Dari mulai Palembang yg terkenal dengan kue lapis maksuba-nya, sampai ke Pontianak yg terkenal dg aneka kue lapis pontianak.
Sudah terkenal dari sejak jamannya nenek moyang, halah! Hihiihhh...
Well, in my humble opinion Kue Lapis Legit is one of traditional Indonesian delicacy.
Hmmm... Berarti orang Indonesia terkenal mempunyai kesabaran tingkat tinggi ya? Itu buktinya bisa bikin kue lapis legit, hahahaaa... :D
Oya, klo berbicara soal kue yg satu ini, jangan bicara soal kolesterol, karena gak akan jadi makannya :D
Crazy number of butter and egg yolks, xixixixiiiiiiii... :D
Tapi, klo cuma sepotong kecil sih, gak apa-apa lah, atau klo masih merasa berdosa, segigit aja dehhhh... Heuheuheuuuu...

Akhirnya saya putuskan untuk bikin lapis legit roll, cukup 4 layer saja then roll it up! Nyammm... Nyammm... :p
Kebetulan masih punya stock buah prunes jadi saya pakai buah prunes pada lapisan kedua. Saya memang suka dengan buah prunes, ada sensasi asem-asem seger gitu dan tambah legit deh klo digigit ;)




Lapis Legit Pandan Roll
by Ricke 'Bunda Nadhifa' Indriani
(adapted from lapis legit Ny. Liem)

Bahan:
150 gram butter (I use Wisjman butter) ~ saya dinginkan dulu di kulkas sampai beku
1 sdm susu kental manis
12 kuning telur
100 gram gula halus
10 gram terigu/all purpose flour, ayak
1 sdm susu bubuk
1/2 sdt bumbu spekoek (biar ada wangi khasnya)
1 sdt pasta pandan
Manisan prunes secukupnya

Cara membuat:
1. Siapkan loyang persegi ukuran 20x20x4 cm. Olesi mentega dan alasi bawahnya dengan kertas roti, oles lagi dengan mentega. Sisihkan.
2. Panaskan oven 170'C.
3. Kocok butter sampai putih dan lembut. Masukkan susu kental manis. Kocok rata. Sisihkan.
4. Kocok kuning telur dan gula halus sampai putih, kental. Masukkan terigu dan susu bubuk. Aduk rata.
5. Masukkan butter kocok. Aduk rata. Masukkan pasta pandan. Aduk rata. Bagi 4 adonan.
6. Tuang 1 bagian adonan. Panggang dg api atas dan bawah sekitar 5 menit sampai permukaan kecoklatan. Matikan api bawah (gunakan api atas saja). Tuang lagi 1 bagian adonan, tata buah prunes dan panggang 5 menit sampai permukaan kecoklatan. Begitu seterusnya sampai lapisan ke empat. Setelah permukaan lapisan terakhir kecoklatan. Matikan api atas. Panggang keseluruhan kue dg api bawah sekitar 5 menit lagi.
7. Keluarkan kue dari loyang. Biarkan hingga agak hangat. Gulung dan kencangkan. Potong-potong.

(Penampakan lapisan kedua yang diberi prunes)

Lapis legit roll ini hasilnya mini lho, jadi pengen gigit sepotong dan sepotong lagi :D

Tips: Jika permukaan setiap lapisan agak bergelombang hasilnya setelah dipanggang, bisa dibantu diratakan dg smoother besi sambil sedikit ditekan-tekan. Tapi jangan terlalu kuat menekannya ya...

Happy baking all.

Salam LBT! ^__^

BOLU SARANG SEMUT (BOLU KARAMEL)


Bolu karamel atau sarang semut ini adalah salah satu kue khas Indonesia. Klo sebutan orang Betawi bolu sarang semut, karena bolunya berongga-rongga seperti sarang semut (emang udah pernah lihat dalamnya sarang semut kayak gimana? hihihiiii...).
Btw, foto bolu sarang semut ini sebenarnya saya bikin sebulan yang lalu untuk setoran PR LBT#5 dengan tema kue tradisional khas Indonesia. Tapi akhirnya yang disetor jadinya lapis legit roll, hehehee... (ouppzzz... ternyata blum aku posting ya? *tepok jidat).

Saya membuat bolu sarang semut ini dengan resep jadoel ala Ibuku, yang resep aslinya pakai takaran gelas belimbing. Sampai sekarang juga ibuku klo bikin kue memang masih pakai gelas belimbing, lebih gampang katanya :D
Ibuku gak terlalu pandai bikin kue. Tapi beberapa resepnya yang sederhana memang jitu, salah satunya resep sarang semut ini ^__^
Bikinnya juga gak pake mixer. Campur dan aduk-aduk aja :)
Sekarang ibuku sudah jarang banget bikin kue, klo mau ada acara malah pesan ke anaknya (aku maksudnya), heheheee.... :p
Klo ada acara, yang jadi andalan ibuku klo gak bolu pandan ya bolu sarang semut ini.

Resepnya sudah saya konversikan ke dalam satuan gram. Takut 'lieur' kata orang sunda mah klo gak punya gelas belimbing :D
Dan sudah saya modifikasi juga sesuai selera, termasuk jumlah gulanya aku kurangi.



Bolu Sarang Semut (Bolu Karamel)
by Ricke 'Bunda Nadhifa'

Bahan:
Untuk sirup karamel:
400 gram gula pasir
400 ml air panas
5 lembar daun jeruk purut, iris tipis
2 lembar daun pandan, iris tipis
---> hasil akhir ditakar 400 ml

5 butir telur
120 gram terigu protein sedang
150 ml susu kental manis
150 gram margarin, lelehkan dan dinginkan
1 sdm soda kue

Cara membuat:
1. Sirup karamel: Panaskan gula pasir di wajan hingga kecoklatan (jangan sampe gosong ya ntar pahit) dengan api kecil, tambahkan air panas. Biarkan hingga mendidih dan gula larut. Masukkan daun jeruk purut dan pandan. Masak hingga wangi. Angkat dan dinginkan. Saring dan buang daunnya. Takar 400 ml. Sisihkan.
2. Panaskan oven 180'C. Siapkan loyang tulban diameter 22 cm, olesi dengan margarin/minyak dan taburi dengan terigu tipis-tipis.
3. Kocok lepas telur dengan whisk hingga berbusa dan rata. Masukkan terigu sedikit demi sedikit bergantian dengan sirup karamel sambil diaduk sampai rata dan licin. Saring bila perlu.
4. Masukkan susu kental manis, aduk rata. Masukkan margarin cair. Aduk rata.
5. Terakhir masukkan soda kue. Aduk rata. Segera tuang ke loyang dan panggang dalam oven hingga matang (kurang lebih 45 menit).
6. Keluarkan dari loyang, dinginkan dan potong-potong.

(Tuh, kelihatan bolong-bolongnya, tapi mana semutnya yaaa...?? Xixiixiiii...)

Notes:
- Adonan bolu sarang semut ini memang cair.
- Daun jeruk purut dan pandan sifatnya optional saja, agar bolunya mempunyai wangi yg khas :). Bila tidak suka silahkan diskip.

SNACK BOX FOR BKPD




Pesanan ini juga sudah bulan Mei kemarin. Pesanan BKPD (Badan Ketahanan Pangan Daerah) untuk acara dengan Dewan Ketahanan Pangan.
75 kotak snack box berbahan dasar pangan lokal non terigu. Terdiri dari brownies kukus ketan item, ongol-ongol singkong, kue lumpur ragout sayuran (dari MOCAF) dan air mineral gelas.

Terima kasih telah mempercayakan pesanannya ke dapur Ordinary Kitchen ^__^
 
Copyright © 2013. 1000 Aneka Resep Masak