Jadi tukang gorengan juga di Korea, hihihhh... Tahu isi dan risoles beef mayo (biasa disebut american risoles) pesanan beberapa waktu yang lalu. Tahu isi ala Indonesia dipesan oleh Mba Zanti di Pyeongtaek yang sedang main ke Anseong, berisi sayuran (toge, wortel, kol dan daun bawang) dan dibalut dengan adonan tepung lalu digoreng hingga matang dan renyah. Risoles beef mayo berisi sosis sapi halal, telur rebus, keju, mayonaise dan saus tomat.
Showing posts with label Gorengan. Show all posts
Showing posts with label Gorengan. Show all posts
TAHU ISI DAN RISOLES BEEF MAYO (AMERICAN RISOLES)
Jadi tukang gorengan juga di Korea, hihihhh... Tahu isi dan risoles beef mayo (biasa disebut american risoles) pesanan beberapa waktu yang lalu. Tahu isi ala Indonesia dipesan oleh Mba Zanti di Pyeongtaek yang sedang main ke Anseong, berisi sayuran (toge, wortel, kol dan daun bawang) dan dibalut dengan adonan tepung lalu digoreng hingga matang dan renyah. Risoles beef mayo berisi sosis sapi halal, telur rebus, keju, mayonaise dan saus tomat.
RISOLES RAGOUT SAYURAN FOR MBA ZANTI
Risoles ini juga postingan telat, sudah saya bikin dari akhir April, hihiii... Untung cuma fotonya saja yang 'basi', kalau risolesnya yang basi kan kacau :D
Risoles ini dibawa sebagai potluck untuk undangan acara makan-makan di rumah Mba Zanti di Pyeongtaek. Pyeongtaek adalah kota tetangga yang paling dekat dari Anseong (kota dimana saya tinggal). Waktu itu bingung mau bawa potluck apa karena saya belum punya oven maupun kukusan, baru punya penggorengan dan panci, hehee... Akhirnya ya sudah bikin yang digoreng-goreng saja deh, saya dan Mba Yuyun (tetangga saya yang satu gedung dengan saya yang juga datang ke acara Mba Zanti) akhirnya memutuskan membawa potluck bersama-sama yaitu risoles ini.
Risoles ini saya bikin malam harinya, kemudian dimasukkan ke ziper bag dan disimpan di freezer. Dan besoknya sebelum berangkat baru digoreng. Resep kulitnya sama dengan resep kulit amris (amrican risoles) yang sudah beberapa kali saya posting, hanya isiannya ragout sayuran. Nah, kalau bikin ragoutnya saya seperti memasak saja, tidak pakai takaran pasti. Kebanyakan saya kalau memasak suka begitu cemplung-cemplung jadi deh, hehee...
Terdiri dari wortel dan kentang yang dipotong kotak-kotak kecil, jagung manis kalengan (atau fresh, karena disini cuma ada jagung manis yang kalengan), ayam suwir dan daun bawang. Bumbunya bawang putih ditumis sampai harum, masukkan wortel dan kentang, kemudian diberi susu cair secukupnya. Masukkan jagung manis dan ayam suwir, masak hingga susu agak menyusut sedikit. Bumbui dengan garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya. Beri sedikit terigu untuk mengentalkan masak hingga kental. Matikan api kemudian panas-panas beri sedikit margarin. Aduk rata. Dinginkan dan siap dipakai deh :)
(Sebagian kulit risoles yang sudah didadar)
(Risoles beku baru keluar dari freezer, siap digoreng)
Risolesnya sebagian dibikin bentuk segitiga dan sebagian lagi digulung biasa, isinya sama aja sih, cuma lagi iseng aja dibentuk berbeda-beda. Buat yang belum tau cara membentuk risoles sigitiga, mohon maaf saya tidak sempat membuat foto step by stepnya karena waktu bikin sudah lumayan larut malam dan memang kalau memotret pada saat sedang proses memasak terkadang suka malas kecuali sedang bagus mood-nya (hayaahhh si mood segala dibawa-bawa, hihihiii...). Coba browsing saja ya siapa tau saja ada teman blogger lain yang pernah posting. Kapan-kapan kalau bikin lagi deh ya, semoga si good mood datang, hehee...
GYEONGBOKGUNG PALACE DAN SOSIS SOLO
Annyeong haseyo ^_^
Judulnya tak nyambung banget ya? Hehehee... Ya disambung-sambungin saja kalau begitu ^^ #maksa :D
Saya beri judul 'Gyeongbokgung Palace dan Sosis Solo' karena saya mau berbagi cerita sedikit tentang Gyeongbokgung Palace yang saya kunjungi waktu saya dan keluarga ke Seoul beberapa waktu yang lalu. Kami ke Seoul sebenarnya tujuan utamanya adalah memenuhi undangan dari Profeesor Lee (academic supervisor dari suami saya) untuk makan malam di sebuah family restaurant yang berada di Gangnam, Seoul. Undangan makan malam tersebut sekitar pukul 7 malam, kami sengaja berangkat lebih awal karena hendak sekalian berkunjung ke Gyeongbokgung Palace ini. Kami tiba di terminal express bus Seoul sekitar pukul 4 sore dan langsung naik subway train menuju ke Gyeongbokgung Palace. Setibanya di Gyeongbokgung kami hanya bisa mengeksplornya dengan waktu sekitar 1,5 jam saja, karena jam 6 sore istana sudah ditutup untuk umum, hanya boleh di bagian tamannya saja. Selain itu kami juga harus bersiap-siap menuju Gangnam untuk memenuhi undangan Professor.
Sekilas tentang Gyeongbokgung Palace, Gyeongbokgung sendiri artinya Istana Gyeongbok, terletak di jantung kota Seoul tepatnya di sebelah utara. Istana ini adalah istana terbesar yang dibangun Dinasti Joseon pada masa kerajaan dulu, selain istana Gyeongbok juga ada 4 istana lainnya di tempat yang berbeda.
Sebenarnya Gyeongbokgung pada awalnya merupakan komplek istana yang sangat luas, namun telah dihancurkan oleh Jepang saat invasi ke Korea pada tahun 1592-1598. Kemudian dibangun kembali pada zaman pemerintahan Raja Gojong sekitar tahun 1952 dan mendirikan komplek istana yang terdiri dari sekitar 6000-7000 ruangan. Namun saat Jepang kembali menjajah Korea pada tahun 1900-an, istana ini kembali dihancurkan hampir seluruh bangunannya kecuali 10 bangunan utamanya. Sekarang Gyeongbokgung sudah direnovasi oleh pemerintah Korea dan dibuka untuk umum.
Untuk menuju ke tempat wisata sejarah ini tidaklah sulit, dari terminal express bus antar kota di Seoul, kita bisa langsung keluar terminal dan menuju ke subway train station (stasiun kereta bawah tanah) yang berada di bawah terminal. Kemudian naik kereta di Line 3 dan turun di stasiun Gyeongbokgung. Harga tiket masuk ke Gyeongbokgung juga cukup murah, hanya 3000 won untuk dewasa dan gratis untuk anak-anak. Kami tidak sempat mengeksplor seluruh bagian komplek istana karena keterbatasan waktu, tidak sempat mengunjungi Hyangwonjeong, National Palace Museum dan National Folk Museum yang ada di komplek istana ini.
Nah, mengenai si sosis solo (tetep ke soal makanan lagi, hihiii...), saya memang membuat sosis solo ini untuk bekal rekreasi kami ke Gyeongbokgung. Selain sosis solo saya juga membuat chocolate muffin tetapi tidak sempat saya potret, kami juga membawa juice jeruk dan air putih tentunya. Kebetulan di samping istana (masih di dalam komplek istana) ada taman yang asri sekali dengan danau yang berada di samping taman. Pengunjung banyak yang duduk-duduk di taman sambil beristirahat. Tapi walaupun banyak pengunjung, tak akan terlihat ada sampah bertebaran, sangat terpelihara kebersihannya. Selain karena ada petugas yang dengan sigap mengambil sampah walau hanya bungkus kecil sekalipun, juga tidak ada pengunjung yang membuang sampah sembarangan :)
Balik lagi ke sosis solo, hehee... Saya memutuskan untuk membuat sosis solo ini karena ada stok daging giling halal yang saya beli di foreign mart. Biasanya jika membuat sosis solo saya menghaluskan kembali daging gilingnya menggunakan blender yang untuk daging. Namun karena saya disini belum memiliki blender (kasian deh, hihiii...) jadi saya langsung memakainya tanpa dihaluskan kembali jadi tekstur dagingnya agak kasar. But it's not a problem at all, tak merubah rasa sama sekali, tetap enak ^_^
Sosis solo merupakan salah satu jenis risoles (savory pancake roll) khas Indonesia, yaitu dari daerah Solo. Sosis solo ini biasanya diisi dengan daging giling atau ayam giling yang diberi bumbu dan dimasak, kemudian digulung, dicelup ke kocokan telur dan digoreng sampai kecoklatan. Nikmat disajikan hangat dengan cabai rawit atau saus sambal.
SOSIS SOLO
by Ricke Indriani
Bahan kulit:
300 gram terigu protein sedang/tinggi
1 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1 sdm gula pasir
4 buah telur ukuran besar, kocok lepas
700 ml air
3 sdm margarin, lelehkan
Bahan isi:
500 gram daging sapi giling, haluskan (atau daging ayam direbus, suwir dan haluskan)
5 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, cincang halus
1 batang daun bawang, iris halus
1,5 sdt garam (atau sesuai selera)
1 sdt gula pasir
1/4 merica bubuk
1/4 ketumbar bubuk
100 ml air
2 sdm minyak goreng untuk menumis
Pelapis:
1-2 butir telur, kocok lepas
Cara membuat:
1. Buat isinya: Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna. Tuang air. Masukkan garam, gula pasir, merica bubuk dan ketumbar bubuk. Aduk rata. Masak hingga airnya kering sambil sesekali diaduk. Masukkan daun bawang, masak sebentar. Matikan api. Cicipi, tambahkan bumbu jika ada yang kurang. Dinginkan.
2. Buat kulit: Campur terigu, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan telur dan tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dengan hand whisk sampai halus. Saring agar tidak ada gerindil kasar. Masukkan margarin leleh. Aduk rata.
3. Panaskan wajan datar anti lengket, oles sedikit dengan margarin. Tuang 1 sendok sayur, ratakan adonan dengan memutar wajan. Dadar hingga matang dan lakukan sampai adonan habis.
4. Ambil selembar kulit, beri isi daging. Lipat dan gulung. Lakukan hingga habis.
5. Panaskan minyak untuk menggoreng, celupkan sosis solo ke kocokan telur, goreng hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Sajikan dengan cabai rawit atau saus sambal.
Selamat mencoba. Salam from South Korea. Annyeonghi gyeseyo ^_^
Judulnya tak nyambung banget ya? Hehehee... Ya disambung-sambungin saja kalau begitu ^^ #maksa :D
Saya beri judul 'Gyeongbokgung Palace dan Sosis Solo' karena saya mau berbagi cerita sedikit tentang Gyeongbokgung Palace yang saya kunjungi waktu saya dan keluarga ke Seoul beberapa waktu yang lalu. Kami ke Seoul sebenarnya tujuan utamanya adalah memenuhi undangan dari Profeesor Lee (academic supervisor dari suami saya) untuk makan malam di sebuah family restaurant yang berada di Gangnam, Seoul. Undangan makan malam tersebut sekitar pukul 7 malam, kami sengaja berangkat lebih awal karena hendak sekalian berkunjung ke Gyeongbokgung Palace ini. Kami tiba di terminal express bus Seoul sekitar pukul 4 sore dan langsung naik subway train menuju ke Gyeongbokgung Palace. Setibanya di Gyeongbokgung kami hanya bisa mengeksplornya dengan waktu sekitar 1,5 jam saja, karena jam 6 sore istana sudah ditutup untuk umum, hanya boleh di bagian tamannya saja. Selain itu kami juga harus bersiap-siap menuju Gangnam untuk memenuhi undangan Professor.
Sekilas tentang Gyeongbokgung Palace, Gyeongbokgung sendiri artinya Istana Gyeongbok, terletak di jantung kota Seoul tepatnya di sebelah utara. Istana ini adalah istana terbesar yang dibangun Dinasti Joseon pada masa kerajaan dulu, selain istana Gyeongbok juga ada 4 istana lainnya di tempat yang berbeda.
Sebenarnya Gyeongbokgung pada awalnya merupakan komplek istana yang sangat luas, namun telah dihancurkan oleh Jepang saat invasi ke Korea pada tahun 1592-1598. Kemudian dibangun kembali pada zaman pemerintahan Raja Gojong sekitar tahun 1952 dan mendirikan komplek istana yang terdiri dari sekitar 6000-7000 ruangan. Namun saat Jepang kembali menjajah Korea pada tahun 1900-an, istana ini kembali dihancurkan hampir seluruh bangunannya kecuali 10 bangunan utamanya. Sekarang Gyeongbokgung sudah direnovasi oleh pemerintah Korea dan dibuka untuk umum.
Untuk menuju ke tempat wisata sejarah ini tidaklah sulit, dari terminal express bus antar kota di Seoul, kita bisa langsung keluar terminal dan menuju ke subway train station (stasiun kereta bawah tanah) yang berada di bawah terminal. Kemudian naik kereta di Line 3 dan turun di stasiun Gyeongbokgung. Harga tiket masuk ke Gyeongbokgung juga cukup murah, hanya 3000 won untuk dewasa dan gratis untuk anak-anak. Kami tidak sempat mengeksplor seluruh bagian komplek istana karena keterbatasan waktu, tidak sempat mengunjungi Hyangwonjeong, National Palace Museum dan National Folk Museum yang ada di komplek istana ini.
Nah, mengenai si sosis solo (tetep ke soal makanan lagi, hihiii...), saya memang membuat sosis solo ini untuk bekal rekreasi kami ke Gyeongbokgung. Selain sosis solo saya juga membuat chocolate muffin tetapi tidak sempat saya potret, kami juga membawa juice jeruk dan air putih tentunya. Kebetulan di samping istana (masih di dalam komplek istana) ada taman yang asri sekali dengan danau yang berada di samping taman. Pengunjung banyak yang duduk-duduk di taman sambil beristirahat. Tapi walaupun banyak pengunjung, tak akan terlihat ada sampah bertebaran, sangat terpelihara kebersihannya. Selain karena ada petugas yang dengan sigap mengambil sampah walau hanya bungkus kecil sekalipun, juga tidak ada pengunjung yang membuang sampah sembarangan :)
Balik lagi ke sosis solo, hehee... Saya memutuskan untuk membuat sosis solo ini karena ada stok daging giling halal yang saya beli di foreign mart. Biasanya jika membuat sosis solo saya menghaluskan kembali daging gilingnya menggunakan blender yang untuk daging. Namun karena saya disini belum memiliki blender (kasian deh, hihiii...) jadi saya langsung memakainya tanpa dihaluskan kembali jadi tekstur dagingnya agak kasar. But it's not a problem at all, tak merubah rasa sama sekali, tetap enak ^_^
Sosis solo merupakan salah satu jenis risoles (savory pancake roll) khas Indonesia, yaitu dari daerah Solo. Sosis solo ini biasanya diisi dengan daging giling atau ayam giling yang diberi bumbu dan dimasak, kemudian digulung, dicelup ke kocokan telur dan digoreng sampai kecoklatan. Nikmat disajikan hangat dengan cabai rawit atau saus sambal.
SOSIS SOLO
by Ricke Indriani
Bahan kulit:
300 gram terigu protein sedang/tinggi
1 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1 sdm gula pasir
4 buah telur ukuran besar, kocok lepas
700 ml air
3 sdm margarin, lelehkan
Bahan isi:
500 gram daging sapi giling, haluskan (atau daging ayam direbus, suwir dan haluskan)
5 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, cincang halus
1 batang daun bawang, iris halus
1,5 sdt garam (atau sesuai selera)
1 sdt gula pasir
1/4 merica bubuk
1/4 ketumbar bubuk
100 ml air
2 sdm minyak goreng untuk menumis
Pelapis:
1-2 butir telur, kocok lepas
Cara membuat:
1. Buat isinya: Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna. Tuang air. Masukkan garam, gula pasir, merica bubuk dan ketumbar bubuk. Aduk rata. Masak hingga airnya kering sambil sesekali diaduk. Masukkan daun bawang, masak sebentar. Matikan api. Cicipi, tambahkan bumbu jika ada yang kurang. Dinginkan.
2. Buat kulit: Campur terigu, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan telur dan tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dengan hand whisk sampai halus. Saring agar tidak ada gerindil kasar. Masukkan margarin leleh. Aduk rata.
3. Panaskan wajan datar anti lengket, oles sedikit dengan margarin. Tuang 1 sendok sayur, ratakan adonan dengan memutar wajan. Dadar hingga matang dan lakukan sampai adonan habis.
4. Ambil selembar kulit, beri isi daging. Lipat dan gulung. Lakukan hingga habis.
5. Panaskan minyak untuk menggoreng, celupkan sosis solo ke kocokan telur, goreng hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Sajikan dengan cabai rawit atau saus sambal.
Selamat mencoba. Salam from South Korea. Annyeonghi gyeseyo ^_^
GETUK GORENG SINGKONG

Bahan getuk :
½ kg singkong yang sudah dikupas lalu direbus hingga empuk
Gula merah (gula pasir jika memakai rasa seperti coklat, nangka atau durian)
Vanili
Garam
Kelapa parut
Air secukupnya (bila diperlukan)
Bahan tepung :
80 gr tepung beras
1 sdm tepung terigu
½ sdt garam
Air secukupnya
Cara membuat :
Campur semua bahan pencelup lalu aduk rata, sisihkan.
Panas2 singkong ditumbuk samapi halus bersama gula merah, vanili, garam dan kelapa parut (bila diperlukan diberi air). Bentuk adonan sesuai selera kemudian celupkan ke adonan pencelup.
Setelah itu goreng hingga kuning kecoklatan, angkat , sisihkan.
½ kg singkong yang sudah dikupas lalu direbus hingga empuk
Gula merah (gula pasir jika memakai rasa seperti coklat, nangka atau durian)
Vanili
Garam
Kelapa parut
Air secukupnya (bila diperlukan)
Bahan tepung :
80 gr tepung beras
1 sdm tepung terigu
½ sdt garam
Air secukupnya
Cara membuat :
Campur semua bahan pencelup lalu aduk rata, sisihkan.
Panas2 singkong ditumbuk samapi halus bersama gula merah, vanili, garam dan kelapa parut (bila diperlukan diberi air). Bentuk adonan sesuai selera kemudian celupkan ke adonan pencelup.
Setelah itu goreng hingga kuning kecoklatan, angkat , sisihkan.
PISANG GORENG WIJEN

Bahan :
1 sisir pisang batu (kepok) yang sudah matang iris tipis
300 gr tepung terigu
¼ sdt gula pemanis buatan (bisa pakai gula bubuk)
350-450 ml air (jangan dimasukan semua lihat kekentalan adonan)
3 sdm margarine
½ sdt garam
5 sdm wijen
Cara membuat :
Campur terigu dan mentega lalu aduk-aduk sampai rata.
Tambahkan gula, garam dan tuang air sedikit sedikit sambil diaduk aduk
Masukkan wijen aduk lagi.. sampai adonan tercampur rata.
Siapkan wajan Teflon dengan diberi 1 sdt minyak lalu panaskan dan wajan biasa dengan dituangi minyak yang banyak lalu panaskan.
Celupkan pisang ke tepung lalu susun diwajan Teflon sampai setengah matang lalu baru masukan ke wajan yang satunya,
Goreng sampai kekuningan, angkat dan tiriskan.
1 sisir pisang batu (kepok) yang sudah matang iris tipis
300 gr tepung terigu
¼ sdt gula pemanis buatan (bisa pakai gula bubuk)
350-450 ml air (jangan dimasukan semua lihat kekentalan adonan)
3 sdm margarine
½ sdt garam
5 sdm wijen
Cara membuat :
Campur terigu dan mentega lalu aduk-aduk sampai rata.
Tambahkan gula, garam dan tuang air sedikit sedikit sambil diaduk aduk
Masukkan wijen aduk lagi.. sampai adonan tercampur rata.
Siapkan wajan Teflon dengan diberi 1 sdt minyak lalu panaskan dan wajan biasa dengan dituangi minyak yang banyak lalu panaskan.
Celupkan pisang ke tepung lalu susun diwajan Teflon sampai setengah matang lalu baru masukan ke wajan yang satunya,
Goreng sampai kekuningan, angkat dan tiriskan.
PERKEDEL JAGUNG

Bahan :
4 buah jagung manis, diserut lalu diblender (400 gr jagung pipil)
3 lembar daun seledri, iris halus
1 btg daun bawang ambil yang hijaunya, iris halus
1 sdt bawang merah goreng
3-4 sdm tepung terigu
1 butir telur
Bumbu halus :
2 butir bawang putih
½ sdt merica bubuk
½ sdt garam
½ sdt royco ayam
Cara membuat :
Campur semua bahan dan bumbu halus lalu aduk semua bahan hingga tercampur rata.
Lalu goreng sesendok demi sesendok, hingga kuning kecoklatan (kalo saya menggunakan bantuan 2 sendok makan).
4 buah jagung manis, diserut lalu diblender (400 gr jagung pipil)
3 lembar daun seledri, iris halus
1 btg daun bawang ambil yang hijaunya, iris halus
1 sdt bawang merah goreng
3-4 sdm tepung terigu
1 butir telur
Bumbu halus :
2 butir bawang putih
½ sdt merica bubuk
½ sdt garam
½ sdt royco ayam
Cara membuat :
Campur semua bahan dan bumbu halus lalu aduk semua bahan hingga tercampur rata.
Lalu goreng sesendok demi sesendok, hingga kuning kecoklatan (kalo saya menggunakan bantuan 2 sendok makan).
BAKWAN UDANG KEJU SPECIAL

Bakwan/Bala-bala/Ote-ote, saya rasa ini makanan yang sangat umum dan cukup terkenal di Indonesia tercinta ini. Campuran irisan sayuran yang bergaul dengan mesra dengan adonan tepung *halah bahasane kok ya mesra?? Hihihiiii...
Merupakan jajanan 'street vendor' yang banyak dijual di pinggir jalan.
Tapi kok kenapa yang ini dibilang special?? Iya donk, soalnya pakai udang dan keju mooooo... (bukan iklan dot com, hehee...) yang keduanya merupakan bahan makanan yang cukup special untuk saya dan keluarga ;)
Saya lebih suka bakwan yang padat akan sayuran, tapi tepungnya sedikit. Jadi adonan tepung hanya sebagai bahan 'pengikat' dari sayurannya saja.
Oya, walaupun di foto bentuknya bulat-bulat tapi saya tidak menggunakan cetakan apapun, alasan klasik 'malas' (please deh, kapan ga malesnya sih?? :p)
Saya langsung sendoki sekitar 2 sendok makan adonan dan masukkan ke minyak goreng yang sudah dipanaskan (saya tempelkan dulu ke pinggiran penggorengan), kemudian segera taruh udang diatasnya sebelum permukaannya mengering. Goreng seperti biasa.

Bahan:
100 gram terigu protein sedang
30 gram tepung beras
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt garam
1/2 sdt kaldu bubuk
1/4 sdt merica bubuk
150-200 ml air (campurkan sedikit demi sedikit sampai mencapai kekentalan yang cukup)
Bumbu halus:
3 siung bawang putih
2 siung bawang merah
Bahan isi:
100 gram udang kupas, cincang kasar
15 buah udang utuh kupas, kerat punggungnya dan buang kepalanya, sisakan ekornya (jumlahnya bisa disesuaikan dengan jumlah bakwan yg mau digoreng)
30 gram keju cheddar parut
250 gram tauge, cuci dan bersihkan
2 buah wortel, serut kasar
1/4 buah kol, iris tipis
2 batang daun bawang, iris halus
2 batang daun seledri iris halus
Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng bakwan
Cara membuat:
1. Adonan tepung: Campur terigu, tepung beras, soda kue, garam, kaldu bubuk dan merica bubuk. Aduk rata. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dan tercampur hingga mencapai kekentalan yang cukup (jangan terlalu kental atau terlalu encer). Masukkan bumbu halus, aduk rata. 2. Masukkan udang cincang, keju cheddar parut dan sayuran. Aduk rata.
3. Panaskan minyak yang banyak goreng bakwan dengan diberi udang utuh kupas diatasnya. Goreng hingga kuning kecoklatan kedua sisinya. Angkat. Tiriskan. Sajikan hangat bersama saus sambal atau cabai rawit.
Tips:
- Penggunaan soda kue membuat bakwan menjadi lebih empuk didalam tapi renyah diluar.
Jika adonan tidak akan digoreng smuanya, bagi adonan menjadi 2 bagian. Tambahkan 1/2 bagian denga 1/4 sdt soda kue. Dan simpan yang 1/2 bagian lagi. Beri soda kue jika nanti akan digunakan. Begitu juga dg bahan isi dan sayuran, dibagi 2. Atau jika mau bikin sedikit, dibuat 1/2 resep saja.
- Menggoreng adonan jangan terlalu banyak untuk 1 buah bakwan, karena soda kue akan membuat bakwan jadi mengembang. Cukup 2 sendok makan adonan per satu buah bakwan.
- Gunakan minyak yang banyak untuk menggoreng (deep frying) agar hasilnya renyah dan tidak mudah lembek saat sudah diangkat dr penggorengan.
- Minyak panasnya sedang saja. Jika terlalu dingin nanti minyak akan menyerap ke dalam bakwan, jadi hasil gorengannya berminyak sekali. Jika terlalu panas nanti cepat gosong tapi bagian dalam masih 'nepungi' (masih mentah tepungnya, hehehee...)
SUKUN GORENG TEPUNG

Bahan :
1 buah sukun matang, kupas, iris tipis
tepung beras secukupnya
tepung terigu secukupnya
garam, vanili, air secukupnya
Cara Membuat :
Campur tepung beras, tepung terigu, garam, vanili, lalu tuangi air sedikit-demi sedikit hingga adonan agak encer. Panaskan minyak goreng lalu celupkan potongan sukun lalu goreng hingga matang, sajikan.
1 buah sukun matang, kupas, iris tipis
tepung beras secukupnya
tepung terigu secukupnya
garam, vanili, air secukupnya
Cara Membuat :
Campur tepung beras, tepung terigu, garam, vanili, lalu tuangi air sedikit-demi sedikit hingga adonan agak encer. Panaskan minyak goreng lalu celupkan potongan sukun lalu goreng hingga matang, sajikan.
BAKWAN KENTANG
.jpg)

Bahan :
½ kg kentang kupas lalu iris kotak kecil cuci bersih
50 gr kol serut halus
200 gr tepung terigu
1 btg daun bawang iris halus
Air secukupnya
Bumbu halus :
3 butir bawang putih
2 butir bawang merah
3 butir kemiri
½ sdt ketumbar
1 ½ sdt garam
¼ sdt vetsin (bisa diganti 1 sachet masako rasa ayam)
Cara membuat :
Taruh dalam wadah kentang, kol, tepung terigu, daun bawang dan bumbu halus lalu beri air sedikit demi sedikit sampai jadi adonan.
Panaskan minyak lalu celupkan cetakan bakwan kedalam minyak lalu beri adonan dan celupkan lagi keminyak biarkan sampai lepas sendiri masak hingga matang.
½ kg kentang kupas lalu iris kotak kecil cuci bersih
50 gr kol serut halus
200 gr tepung terigu
1 btg daun bawang iris halus
Air secukupnya
Bumbu halus :
3 butir bawang putih
2 butir bawang merah
3 butir kemiri
½ sdt ketumbar
1 ½ sdt garam
¼ sdt vetsin (bisa diganti 1 sachet masako rasa ayam)
Cara membuat :
Taruh dalam wadah kentang, kol, tepung terigu, daun bawang dan bumbu halus lalu beri air sedikit demi sedikit sampai jadi adonan.
Panaskan minyak lalu celupkan cetakan bakwan kedalam minyak lalu beri adonan dan celupkan lagi keminyak biarkan sampai lepas sendiri masak hingga matang.
BAKWAN UDANG


Bahan :
300 gr tepung terigu
Udang secukupnya
3 buah wortel di iris halus
¼ kol di iris halus
1 btg daun bawang di iris halus
1 butir telur
500 ml air ( bisa pakai santan )
Bumbu halus :
3 butir bawang merah
3 butir bawang putih
3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
1sdt gula
¼ merica
1 ½ sdt garam
Penyedap secukupnya ( optional )
Cara Membuat :
Campur dalam wadah, terigu kol, wortel, daun bawang, telur, bumbu halus dan air. Lalu aduk sampai rata. Panaskan minyak dalam wajan lalu celupkan cetakan bakwan ke minyak, lalu isi dengan adonan dan beri satu ekor udang di atasnya, lalu goreng di minyak yang panas, tunggu sampai lepas sendiri dan goreng sampai matang. Lakukan hal tersebut sampai adonan habis.
300 gr tepung terigu
Udang secukupnya
3 buah wortel di iris halus
¼ kol di iris halus
1 btg daun bawang di iris halus
1 butir telur
500 ml air ( bisa pakai santan )
Bumbu halus :
3 butir bawang merah
3 butir bawang putih
3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
1sdt gula
¼ merica
1 ½ sdt garam
Penyedap secukupnya ( optional )
Cara Membuat :
Campur dalam wadah, terigu kol, wortel, daun bawang, telur, bumbu halus dan air. Lalu aduk sampai rata. Panaskan minyak dalam wajan lalu celupkan cetakan bakwan ke minyak, lalu isi dengan adonan dan beri satu ekor udang di atasnya, lalu goreng di minyak yang panas, tunggu sampai lepas sendiri dan goreng sampai matang. Lakukan hal tersebut sampai adonan habis.
TEMPRO

Bahan :
1kg singkong, kupas lalu diparut
1 btg daun bawang, ambil yang hijaunya saja
1 sdt garam
100 gr kelapa parut
200 gr tempe di haluskan
5 lbr daun kemangi
Bumbu halus :
4 butir bawang merah
2 butir bawang putih
½ cm kencur
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
½ sdt merica
5 cabai rawit merah
3 buah cabai merah keriting
½ sdt masako raya ayam ( kalau suka )
Cara Membuat :
Bahan isi :
Tumis bumbu halus sampai harum, lalu masukan tempe yang telah di haluskan, dan daun kemangi, ( bila perlu di tambahkan air 50 ml ), aduk rata, masak sampai matang. Angkat lalu sisihkan.
Campur singkong parut, daun bawang, garam dan kelapa parut, aduk rata. Ambil satu sendok makan adonan, pipihkan, lalu isi dengan bahan isi, bulatkan dan pipihkan lagi, lalu goreng dengan minyak panas sampai matang ( agak coklat ), Siap disajikan.
NB : Saat kami kerjakan, sisa adonan terakhir dan bahan isi di campur, lalu di masak, ternyata rasanya lebih enak.
1kg singkong, kupas lalu diparut
1 btg daun bawang, ambil yang hijaunya saja
1 sdt garam
100 gr kelapa parut
200 gr tempe di haluskan
5 lbr daun kemangi
Bumbu halus :
4 butir bawang merah
2 butir bawang putih
½ cm kencur
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
½ sdt merica
5 cabai rawit merah
3 buah cabai merah keriting
½ sdt masako raya ayam ( kalau suka )
Cara Membuat :
Bahan isi :
Tumis bumbu halus sampai harum, lalu masukan tempe yang telah di haluskan, dan daun kemangi, ( bila perlu di tambahkan air 50 ml ), aduk rata, masak sampai matang. Angkat lalu sisihkan.
Campur singkong parut, daun bawang, garam dan kelapa parut, aduk rata. Ambil satu sendok makan adonan, pipihkan, lalu isi dengan bahan isi, bulatkan dan pipihkan lagi, lalu goreng dengan minyak panas sampai matang ( agak coklat ), Siap disajikan.
NB : Saat kami kerjakan, sisa adonan terakhir dan bahan isi di campur, lalu di masak, ternyata rasanya lebih enak.
TEMPRO = TEMPe di jeRO ( di dalam )
PISANG GORENG BUMBU

Bahan :
6 buah pisang batu/kapok kupas lalu belah jadi 2
100 ml air
Bumbu halus :
3 butir bawang merah
1 butir bawang putih
1 sdt ketumbar
1 sdt garam
Cara membuat :
Campur bumbu halus dengan air aduk lalu balurkan ke pisang, biarkan beberapa saat supaya bumbu meresap.
Panaskan minyak lalu goreng pisang sampai matang.
6 buah pisang batu/kapok kupas lalu belah jadi 2
100 ml air
Bumbu halus :
3 butir bawang merah
1 butir bawang putih
1 sdt ketumbar
1 sdt garam
Cara membuat :
Campur bumbu halus dengan air aduk lalu balurkan ke pisang, biarkan beberapa saat supaya bumbu meresap.
Panaskan minyak lalu goreng pisang sampai matang.
CUCUR UDANG

Bahan :
300 gr udang buang kepala, bersihkan dan diblender + air sedikit ( kalo saya kulitnya tidak dibuang)
100 gr tepung terigu
2 butir telur dikocok
Bumbu halus :
2 butir bawang putih
1 sdt garam
Cara membuat :
Campur semua bahan jadi satu aduk sampai rata, lalu goreng dengan minyak panas, hingga kuning kecoklatan.
Siap disajikan, bisa dicocol dengan saus sambal.
NB : sumber inspirasi http://boga-ku.blogspot.com/2006/04/cucur-udang.html terima kasih banyak atas resepnya ditanggung uenak tenan.
PERKEDEL KENTANG versi 2

Saya kasih versi karna pernah saya posting perkedel kentang yang kentangnya dikukus dulu dan sekarang saya kasih versi kentangnya digoreng, perbedaan kentang yang dikukus hasil akhirnya si perkedel agak lembek nah kalo yang digoreng ya kalian pasti sudah tahu toh….
Bahan :
350 gr kentang, kupas
1 butir telur (pisahkan kuning dan putihnya)
2 btg seledri, iris halus (bisa dikurangin tegantung selera)
1 sendok makan bawang merah goreng, haluskan
1 sdt masako rasa ayam (kalo suka)
Bumbu halus :
2 butir bawang putih
¼ sdt merica bubuk
½ sdt garam
pala bubuk secukupnya
Cara membuat :
Bahan :
350 gr kentang, kupas
1 butir telur (pisahkan kuning dan putihnya)
2 btg seledri, iris halus (bisa dikurangin tegantung selera)
1 sendok makan bawang merah goreng, haluskan
1 sdt masako rasa ayam (kalo suka)
Bumbu halus :
2 butir bawang putih
¼ sdt merica bubuk
½ sdt garam
pala bubuk secukupnya
Cara membuat :
Goreng kentang sampai matang, lalu haluskan selagi masih panas, dinginkan.
Setelah itu masukan kuning telur, bawang merah goreng, bumbu halus, dan seledri, aduk rata.
Bentuk bulat pipih lalu gulingkan pada putih telur, lalu goreng dalam minyak panas sampai matang kecoklatan, angkat, tiriskan (ingat apinya kecil aja supaya matang sampai dalam dan tidak cepat gosong).
KUE ALI-ALI

Bahan :
400 gr ketela rambat oranye yang telah direbus lalu kupas dan haluskan
75 gr tepung terigu
½ sdt baking powder
1/3 sdt garam
20 gr gula pasir yang telah diblender (bisa ditambahin kalo ketela kurang manis)
1 sachet vanili
Minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
Ayak tepung terigu dan baking powder, tambahkan ubi halus, garam, dan gula aduk sampai halus. Biarkan sebentar.
Ambil adonan kira2 seukuran bola pimpong, bulatkan lalu Pipihkan sedikit dan buat lubang ditengahnya.
Kemudian goreng dalam minyak panas sampai matang dan kecoklatan tapi diingat nyala api harum kecil supaya tidak cepat gosong.
400 gr ketela rambat oranye yang telah direbus lalu kupas dan haluskan
75 gr tepung terigu
½ sdt baking powder
1/3 sdt garam
20 gr gula pasir yang telah diblender (bisa ditambahin kalo ketela kurang manis)
1 sachet vanili
Minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
Ayak tepung terigu dan baking powder, tambahkan ubi halus, garam, dan gula aduk sampai halus. Biarkan sebentar.
Ambil adonan kira2 seukuran bola pimpong, bulatkan lalu Pipihkan sedikit dan buat lubang ditengahnya.
Kemudian goreng dalam minyak panas sampai matang dan kecoklatan tapi diingat nyala api harum kecil supaya tidak cepat gosong.
PERKEDEL TAHU
Bahan: 300 gr tahu putih dihaluskan
1 butir telur ayam
1 btg daun bawang iris tipis (ambil yang hijaunya saja)
1 sdt bawang merah goreng
1 sdt bawang merah goreng
1 sdm tepung terigu
Bumbu halus :
2 butir bawang putih
Bumbu halus :
2 butir bawang putih
½ sdt merica bubuk
1 sdt garam
Cara membuat:
Campur semua bahan jadi satu beserta bumbu halus aduk hingga tercampur rata.
Panaskan minyak, Bentuk adonan tahu menjadi bulat agak lonjong dgn bantuan 2 sdm . Kemudian goreng hingga kuning kecokelatan, Angkat dan tiriskan.
Siap untuk dihidangkan.
KRANDON
Bahan :1 kg singkong yang sudah dikupas lalu di parut
120 gr kelapa parut
2 batang daun bawang di iris halus ( yang hijaunya saja )
1 sdt garam
1 sachet vanili
¼ sdt pemanis buatan
Bahan Isi :
Gula merah secukupnya diserut
Cara Membuat :
Campur semua bahan, aduk hingga rata, ambil adonan satu sendok makan penuh, pipihkan, isi dengan gula merah, lalu bentuk bulat lonjong.Panaskan minyak, goreng adonan yang sudah di bentuk tadi sampai kecoklatan, angkat, tiriskan, sajikan.
NB: nama jajanan ini sejenis Misro kalau di Sunda, atau Jotosan kalau di kampungku Jawa tengah.
Pisang Goreng Kipas
Bahan:1 sisir pisang batu (pisang kepok)
150 gr tepung beras
1 sdt garam
175-200 ml air (jangan dituang semua lihat encer atau tidak)
10 gr atau 2 sdm gula pasir halus (ini dipakai kalo pisang kurang manis)
1 sachet vanili
Cara membuat:
1. Kupas pisang, belah memanjang hingga menjadi 4 bagian tidak sampai putus. membentuk kipas.
2. Panaskan minyak goreng dalam wajan. Celupkan pisang dalam adonan tepung, masukkan pisang sambil dilebarkan seperti kipas. Goreng pisang hingga berwarna kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan.
PERKEDEL KACANG MERAH

Bahan :
100 gr kacang merah rendam semalaman supaya mekar lalu rebus hingga empuk dan haluskan
2 butir telur dikocok
200 gr tahu putih dihaluskan
1 sdm bawang goreng
Bumbu halus :
3 butir bawang putih
30 gr bawang bombay
1 sdt garam
½ sdt merica
Cara membuat :
Campur semua bahan lalu masukan bumbu halus aduk sampai rata lalu buat bulat agak pipih kemudian goreng hingga kecoklatan , angkat, sajikan.
NB : Resep terinspirasi dari disini yang mengalami modifikasi sedikit disesuaikan selera saya, memang enak lho dicoba deh
100 gr kacang merah rendam semalaman supaya mekar lalu rebus hingga empuk dan haluskan
2 butir telur dikocok
200 gr tahu putih dihaluskan
1 sdm bawang goreng
Bumbu halus :
3 butir bawang putih
30 gr bawang bombay
1 sdt garam
½ sdt merica
Cara membuat :
Campur semua bahan lalu masukan bumbu halus aduk sampai rata lalu buat bulat agak pipih kemudian goreng hingga kecoklatan , angkat, sajikan.
NB : Resep terinspirasi dari disini yang mengalami modifikasi sedikit disesuaikan selera saya, memang enak lho dicoba deh

















