Showing posts with label Condiment. Show all posts
Showing posts with label Condiment. Show all posts

Potato Wedges

Pagi ini agak malas-malasan masuk dapur. Didukung lagi dengan cuaca yang mendung gerimis, bikin makin malas bergerak. Tapi perut ga mau kompromi. Jadi tetap harus ke dapur. Cek isi kulkas, ternyata ada beberapa butir kentang. Ya udah, bikin sarapan yang gaya bule aja deh... Potato wedges !

Cara membuatnya gampang. Dari beberapa resep hasil googling, sebagian besar dipanggang dengan oven. Yang ini potato wedges ala Dapur Mungil. Setelah dibumbui, kentang saya kukus sebentar, lalu dipanggang pakai wajan teflon (fry pan). Soalnya kalo pasang oven dulu, jd kelamaan di dapur. Yang cepat aja deh....

Menu ini biasanya dilengkapi dengan sosis, telur ceplok ataupun omelette. Biasa dinikmati dengan tambahan saus tomat atau sesuai selera aja. Sering dijadikan menu sarapan di hotel-hotel berbintang. Waah...pagi ini saya serasa sarapan di hotel berbintang deh :D

Bahan :
6 butir kentang ukuran sedang
1 siung bawang putih, dicincang halus
1/4 sdt merica halus
1/2 sdt garam
2 sdm minyak sayur (lebih sedap memakai olive oil)
1 tangkai daun seledri, diiris halus daunnya saja (bisa pakai rosemary, parsley or other herbs)

Cara membuat :
1. Sikat dan cuci bersih kentang. Atau bisa dikupas bersih. Potong menjadi empat, tiriskan.
2. Campur potongan kentang dengan semua bumbu kecuali seledri. Aduk hingga rata dan semua permukaan kentang kena bumbu.
3. Letakkan pada wadah yang tahan panas, lalu kukus sebentar saja (kurleb 7-10 menit). Angkat.
4. Panaskan wajan teflon, tuang kentang beserta bumbu dan cairannya. Tambahkan irisan seledri.
5. Masak dengan api sedang, aduk-aduk hingga berwarna kecoklatan.
6. Sajikan selagi hangat.

Untuk 2 porsi.
Recipe source Garlic dan Herb Potato Wedges, modified by Shinta.


Macaroni Panggang


Macaroni panggang atau schotel? Menurut saya sama saja. Kalo di Bogor, macaroni panggang malah dijadikan nama gerai makanan/oleh-oleh.

Foto di atas, saya buat dengan mengunakan toping saus putih dan yang di bawah tanpa saus putih, langsung ditaburi keju. Keduanya sama-sama enak. Apalagi kalo dah dicocol saus sambal, hmm..... Nikmat!

Resepnya sudah pernah tayang yaa... Cekidoot!

Pepes Jamur Tiram


Saya bingung, pepes jamur ini masuk kategori lauk atau sayur ya?
Masakan ini rasanya hampir seperti pepes ayam, padahal bahannya jamur tiram. Melihat kandungan proteinnya yang cukup tinggi (sumber : Wikipedia) sepertinya jamur tiram cocok juga kalo termasuk lauk.

Jamur ini memiliki aroma sedikit apek. Untuk menghilangkan aroma itu, setelah jamur dicuci bersih lalu diremas hingga cairannya banyak keluar. Bilas sedikit dan remas sekali lagi. Dengan cara itu aroma apek akan hilang.

Bahan :
3 bungkus jamur tiram (kurleb 100 gram)
2 butir telur dikocok lepas
2 buah cabe merah besar, diiris serong (boleh dicampur cabe rawit)
1 batang daun bawang, diiris
3 tangkai daun kemangi, dipetik daunnya
2,5 - 3 sdt garam
1/4 sdt gula
1/4 sdt kaldu bubuk (optional)
Daun pisang dan tusuk gigi untuk membungkus secukupnya.

Bumbu halus :
3 siung bawang
2 siung bawang merah
1/2 sdt merica bubuk


Cara membuat :
1. Cuci bersih jamur tiram, remas-remas, lalu ditiriskan. Kemudian disuir-suir / potong sesuai selera.
2. Campur bumbu halus dan bahan-bahan lainnya ke dalam kocokan telur. Aduk rata.
3. Masukkan jamur, aduk hingga benar-benar rata.
4. Siapkan daun pisang. Masukkan 2-3 sendok makan campuran jamur. Semat dengan tusuk gigi. Lakukan terus hingga habis.
5. Kukus dengan api sedang selama 30 menit.

Schotel Kentang (lagi)


Hanya foto schotel kentang yang saya buat untuk melengkapi konsumsi takjil di masjid komplek. Kenapa schotel kentang? Karena makanan yang manis-manis pasti sudah banyak yang menyediakan, dan saya pengen nyediain makanan gurih/asin tapi bukan gorengan. Jadi itulah alasannya. Looks yummy, right?!

Tanpa terasa kita sudah berada di ujung Ramadhan. Selamat mengejar 'bonus' di sepuluh hari terakhir Ramadhan, semoga mendapat banyak keberkahan untuk mencapai derajat taqwa. Amiin.

Hati Sambal Sereh


Sebagian orang lebih suka ampela daripada hati. Menurut mereka, karena hati terasa lebih anyir/amis dibanding ampela. Kalau saya lebih suka hati, karena ampela terlalu liat.

Memasak hati agar tidak terasa anyir sebenarnya mudah. Kita hanya perlu mengungkep / merebus dengan bawang putih, daun salam dan sedikit garam sebelum diolah lebih lanjut. Penggunaan bawang putih dan daun salam tersebut akan menghilangkan rasa anyir-nya.

Selain dengan cara diungkep, memasak hati dengan bermacam-macam bumbu juga bisa mengurangi anyir. Seperti menggabungkannya dengan sambal sereh. Mau tahu caranya? yuuk kita masak...!

Bahan ungkep :
5 potong hati ayam (bisa dicampur ampela), dicuci bersih
3 siung bawang putih, dimemarkan
2 lembar daun salam
1/2 sdt garam
2 gelas air

Cara membuat : Campur semua bahan lalu ungkep / rebus sampai airnya kering. Sisihkan.

Bahan Sambal Sereh :
6-8 butir cabe merah, dihaluskan
2 siung bawang merah, dihaluskan
1 siung bawang putih, dihaluskan
2 lembar daun jeruk
1 batang sereh, iris dan haluskan bagian putihnya saja
2 biji asam, dilarutkan sedikit air hangat
gula dan garam secukupnya
1/4 gelas santan encer (saya pake air saja)
Minyak goreng secukupnya

Cara membuat :
1. Goreng sebentar saja hati yang sudah diungkep tadi. Sisihkan.
2. Sisakan kurleb 3 sdm minyak goreng, tumis semua bumbu halus dan daun jeruk sampai wangi.
3. Masukkan santan encer / air, air asam, gula dan garam.
4. Masak dengan api kecil  sambil diaduk-adk sampai aroma pedasnya hilang. Angkat.
5. Tata hati yang sudah digoreng di piring saji, lalu siram dengan sambal sereh.

Schotel Kentang

Ga cuma macaroni yang bisa dijadiin schotel. Yang satu ini bahannya memakai kentang. Resepnya dari Umi Rina (trims ya mbak), dibuat untuk bekal reuni di kebun raya Bogor minggu lalu. Makanan ini cukup mengeyangkan. Dinikmati dengan saos sambal jadi tambah sedap. Saya bikinnya sengaja di cup allue foil kecil, biar praktis ga perlu dipotong-potong.

Selain buat bekal, schotel kentang ini juga cocok untuk sarapan ataupun sajian arisan. Cobain yuuk...!
Bahan :
500 gr kentang, dipotong dadu
100 gr kacang polong (bisa diganti sayuran lain)
3 buah sosis, diiris tipis (bisa diganti daging giling / smoked beef / kornet)
500 ml susu cair
4 butir telur, dikocok lepas
3 sdm margarin untuk menumis
100 gr keju cheddar, diparut

Bumbu :
1 buah bawang bombay, dicincang halus
2 siung bawang putih, dicincang halus
1/4 sdt pala bubuk
1 sdm merica bubuk
1/2 sdt oregano bubuk (optional)
Gula dan garam secukupnya

Cara membuat :
1. Kukus kentang hingga setengah matang, kurleb 10 menit.
2. Panaskan margarin, tumis bumbu sampai wangi, masukkan irisan sosis / daging. Aduk-aduk, masak hingga sosis / daging berubah warna.
3.Campur susu dan kocokan telur. Masukkan bumbu yang telah ditumis tadi.
4. Siapkan pinggan tahan panas/pyrex (yang diolesi margarin) ataupun cup allue foil. Tata kentang di dasarnya, masukkan kacang polong / sayuran. Siram dengan campuran susu dan taburi keju parut.
5. Panggang pada suhu 180 C selama 45 menit, atau sampai tidak nempel bila dicek pakai tusuk gigi .

Potato au Gratin

Gratin (baca : gratan), masakan Prancis yang mirip dengan schotel. Ada banyak resep potato au gratin. Yang kentangnya mentah ataupun direbus sebentar. Ada yang pake saus putih (Bechamel sauce), ada juga yang langsung menggunakan campuran telur kocok, susu cair plus bumbu-bumbu.

Yang ini, resepnya saya modifikasi dari berbagai sumber. Sengaja pilih resep yang ga pake telur, soalnya pemakaian kejunya lumayan banyak. Yaa, ngurangi sedikit kalori.

Bahan :
300 gr kentang
150 gr keju mozarella ( quick melt cheese, diiris tipis)
2 buah sosis diiris (optional, bisa juga smoked beef)
Daun thyme/peterseli bubuk secukupnya ( bisa diganti irisan seledri)

Saus putih :
2 sdm margarin
4 sdm bawang bombay cincang
1 siung bawang putih, dicincang halus
3 sdm terigu
200 ml susu cair (150 ml susu + 50 ml krim kental, kalo suka creamy)
1 sdt munjung garam
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk

Cara membuat :
1. Rebus kentang dengan kulitnya setengah matang, dinginkan lalu kupas kulitnya, iris tipis. sisihkan.
2. Buat saus putih. Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai wangi. Kecilkan api, masukkan terigu dan aduk rata. Tambahkan susu, merica, pala dan garam. Aduk rata dan masak hingga mengental.
3. Panaskan oven 180 C selama kuleb 5 menit. Siapkan loyang tahan panas / pyrex, olesi dengan margarin.
4. Tata setengah bagian irisan kentang di dasar loyang, taburi irisan sosis, ratakan saus putih dan taburi keju mozarella. Tata kembali sisa kentang, sosis, saus putih dan keju di atasnya. Taburi daun thyme/peterseli/irisan seledri.
5. Panggang selama 40 menit. Dan nikmati selagi hangat.

Terong Balado

Masakan ini udah sering banget dimasak, baru sekarang sempat difoto. Awalnya ga pengen posting resepnya, soalnya gampang banget sih. Mungkin hampir semua orang bisa memasak terong balado. Tapi kan, ga ada salahnya berbagi resep. Siapa tahu ada yang cocok seleranya dengan saya, silahkan dicoba deh resep terong balada versi Dapur Mungil ;)

Pake campuran juga ga kalah sedap lho... Bisa dicampur telur/telur puyuh atau teri. Sesuai selera aja deh.

Bahan :
5 buah terong (dengan panjang kurleb 1 jengkal/15 cm)
minyak goreng secukupnya
gula - garam secukupnya

Bumbu halus :
5 butir cabe merah
2 siung bawang merah
1 siung bawang putih
1 buah tomat ukuran sedang

Cara membuat :
1. Potong terong sesuai selera, cuci lalu tiriskan.
2. Panaskan minyak, goreng terong sampai kuning kecoklatan.
3. Sisakan 4 sdm minyak bekas menggoreng terong tadi, tumis bumbu halus.
4. Tambahkan gula dan garam. Masak dengan api kecil hingga aroma pedasnya hilang.
5. Campur terong dengan bumbu balado. Sajikan.

Masak Bareng : Sambal Nanas

Yippieee.... ini setoranku buat entry bulan ini.
Dengan beribu maaf, kali ini terpaksa repost lagi.

Awalnya pengen bikin sambal beneran tapi..... sampe akhir deadline kok ya ga sempat-sempat nyambal. Terpaksa deh repost. Heran deh, semakin hari kok waktu rasanya seperti benar-benar berlari. Hampir setiap hari kejar-kejaran antara kesibukan di luar dan di dalam rumah (termasuk masak, berbenah sampe target ibadah di bulan Ramadhan).

Balik ke entry, saya kurang begitu jelas dari mana asal sambal nanas ini. Apakah dari Aceh, Palembang atau Jambi (atau mungkin daerah lainnya)? Soalnya di daerah asal saya (Jambi), sambal ini begitu familiar. Biasanya untuk pendamping masakan berempah seperti kari atau gulai. Rasanya pedas, asem, manis dan segar. Pokoknya enak deh.

Resepnya tinggal liat di sini ya....

Sambal Nanas

Sambal ini cocok untuk melengkapi masakan yang berempah seperti, curry/kari dan gulai daging/ayam. Kesegaran buah nanas akan mengimbangi aroma spicy dari masakan berempah sehingga rasanya ga terlalu eneg.

Siapa yang mau nyobain??? Suegerrr lho..... ;)

Bahan :
3 butir cabe merah
2 butir cabe rawit
1/2 buah nanas
1 siung bawang merah
1/2 siung bawang putih
1 sdt terasi
gula dan garam secukupnya

Cara membuat :
1. Rebus cabe, bawang merah dan bawang putih sebentar saja (kurleb 5 menit setelah mendidih).
2. Kupas nanas, cuci dengan air garam, tiriskan lalu potong bentuk dadu (kira-kira 1 x 1 cm). Sisihkan.
3. Haluskan cabe dan bawang. Tambahkan gula, garam dan terasi.
4. Campur potongan nanas dan bumbu cabe. Aduk rata dengan sendok.
5. Siap disajikan.

Tahu Bacem

Masih menu tahu niiih.... Bikinnya gampang, sambil merem juga jadi.

Bahan :
12 potong tahu segitiga
3 siung bawang putih, dihaluskan
3 siung bawang merah, dihaluskan
1 sdt ketumbar halus
2-3 sdm gula merah (kalo suka manis, bisa ditambah)
2 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
800 ml air (lebih enak kalo air kelapa)
2 biji asam
Garam secukupnya

Cara membuat :
Campur tahu, bumbu-bumbu dan air. Masak dengan api kecil hingga air mengering. Lalu goreng hingga permukaan tahu agak kering. Sajikan dengan sambal terasi.
Tahu yang sudah dibumbui juga bisa disimpan di kulkas selama 1 minggu, trus digoreng kalo mau dimakan aja. Praktis deh !

Kering Kentang

Waktu ada diskon kentang langsung ngeborong trus dibikin kering kentang. Resepnya nyontek dari dapur gue . Hasilnya benar-benar renyah dan gurih. Benar kata yang punya resep,kadang ga cuma dijadiin tambahan lauk tapi juga dicemilin. Abisnya maknyuus sih.... ;)

Bahan:
1 kg kentang tes (timbang udah dikupas)
250 gr kacang tanah kupas
½ butir jeruk nipis, ambil airnya >> saya pake 2 sdm air lemon
150 ml santan yang rada kental >>pokoke jangan santan encer
100 gr gula pasir
2 sdt garam atau secukupnya
4 lembar daun salam
4 sdm minyak sayur

Bumbu halus:
3 buah cabe merah
5 siung bawang putih
4 cm lengkuas
¼ sdt terasi (optional)

Cara membuat:
1. Kentang: potong2, iris tipis (pake serutan), cuci 3-4 kali sampe gak keruh lagi, lalu rendam air dingin. Goreng dalam minyak banyak sampe kering kuning keemasan, tiriskan dan angin2kan sampe dingin, masukin toples.
2. Kacang tanah: goreng matang, tiriskan, angin2 sampe dingin, masukin toples.
Campur kentang dan kacang goreng, aduk merata, sisihkan.
3. Panasin minyak, tumis bumbu halus dan daun salam sampe wangi dan mulei pekat.
Tuangi santan, tambahkan gula, garam dan air jeruk.
4. Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga kental (JANGAN SAMPE BERAMBUT). 5. Matikan api, masukin campuran kentang kacang sekaligus sambil diaduk2 dengan cepat (pake sendok kayu dan spatula) hingga bumbu merata.
6. Tebarkan di nampan plastik, angin2kan hingga dingin, simpan di toples.

Tips:
Penggunaan santan membuat kering kentang lebih gurih, renyah, lembut dan gak mudah mengkristal.
Pemasakan bumbu gula jangan sampe berambut, akan mengakibatkan mudah berkristal dan keras saat disimpan.
Biasanya kering kentang pake air asam. Aku lebih suka pake air jeruk, nurut aku menambah efek warna yang cantik. Kalo pake air asam warnanya jadi gelap dan rada suram, selain itu juga gampang basah gak awet renyah.
Sebisa mungkin buat kripik kentang tanpa “usaha2” untuk merenyahkan seperti merendam air garam ato dengan kapur sirih. Kripik kentang yang digoreng langsung ini efek renyahnya lembut di mulut sementara kalo direndam air garam mopun air kapur hasilnya renyah yang keras dan tajam/menusuk di mulut.

Masak Bareng : Rolade Tahu

Rolade tahu tema event Masak Bareng Yuuk bulan ini. Bikinnya gampang hanya perlu ketelatenan saat menggulung adonan. Menggulungnya harus sambil dipadatkan agar telor dadar (kulit) nempel dengan adonan tahu. Rolade tahu yang saya buat itu kulitnya kurang nempel, liat aja tuh hasilnya. Tadinya saya mau bikin sekali lagi biar hasilnya lebih baik tapi ternyata sudah tidak cukup waktu untuk membuat lagi. Ya sudahlah, posting aja.

Soal rasa, ga kalah kok sama rolade yang berbahan daging. Tinggal dicocol sambel, langsung maknyuus! Kalo mau dimasak sup juga bisa, disajikan dengan saus asam manis juga bisa atau digoreng pake tepung juga ga masalah. Sesuai selera aja. Yang saya buat ini kebetulan buat nemenin sambal dan lalapan, jadi roladenya dicocol sambal aja.
Resepnya saya pake dari mas Budi (makasih ya...), seperti biasa tahunya saya panaskan dulu biar tidak terlalu lembek. Ini saya tulis lagi resepnya ya...

Bahan :

  • 300 gr tahu putih
  • 100 gr ayam cincang
  • 60 gr kacang buncis
  • 60 gr wortel dipotong korek api

Bumbu :

  • 4 siung bawang putih, dihaluskan
  • 1 sdt merica halus
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt garam halus


Lapisan kulit :3 butir telor, didadar tipis

Cara membuat :

1. Panaskan tahu di microwave/renji selama 8 menit, diamkan selama minimal 1 jam. Lalu haluskan dengan bantuan garpu.

2. Campurkan tahu dengan ayam dan bumbu-bumbu, aduk rata.

3. Ambil selembar kulit dadar telur, beri adonan tahu secukupnya, ratakan hingga memenuhi seluruh permukaan kulit. Tata kacang buncis berseling dengan wortel. Gulung sambil dipadatkan. Lakukan hingga adonan tahu habis.

4. Bungkus gulungan tahu dengan allue foil, kukus selama 30 menit. Lalu angkat dan biarkan dingin.

5. Buka bungkusan allue foil dengan hati-hati, lalu potong-potong rolade tahu sesuai selera.

Masak Bareng Yuukk bulan November'08, akan hadir dengan menu Pepes Ayam. Sampai ketemu dan ditunggu partisipasinya ya.... Masak Bareng Yuukk...!!!

Tempe Mendoan

Seperti musim panas lalu, tahun ini pun saya kembali membuat tempe. Apalagi sejak merasakan tempe segar (baca: yang belum sempat masuk kulkas/freezer), frozen tempe sudah kurang nge-charge *hihihi...apa ya istilah tepatnya??* di lidah saya dan suami meskipun sudah dibumbui. Pokoknya, frozen tempe cuma pengobat rasa kangen yang sudah ga bisa ditahan aja. Hehehe... maaf kalo rada sombong yee, karena emang begitulah kenyataannya.

********************************************
Tempe Mendoan (takaran disesuaikan sendiri ya..)

Bahan : tempe diiris tipis sesuai selera, tepung terigu, sedikit tepung kanji, irisan daun bawang, air secukupnya, gula dan garam secukupnya. minyak untuk menggoreng.

Bumbu halus : bawang putih, merica, ketumbar dan sedikit kunyit (optional).

Cara membuat : campur tepung dengan bumbu halus, daun bawang, gula, garam dan air. Aduk hingga rata dengan kekentalan sedang. Celupkan irisan tempe, goreng dengan api sedang hingga matang. Sajikan hangat dengan dilengkapi cabe rawit/saos sambal atau nikmati dengan dengan nasi hangat.

Hmm...... sedap banget!!!

Perkedel Kentang

Perkedel kentang sering disajikan untuk melengkapi menu hidangan utama. Baik itu menu sehari-hari ataupun saat jamuan makan. Apalgi kalo ada menu soto, biasanya perkedel kentang selalu menemani.

Supaya cita rasanya lebih sedap, biasanya ditambahkan daging cincang, beef corned atau potongan hati ayam (yang sudah digoreng). Tapi tanpa penambahan bahan tersebut, perkedel-nya juga sudah enak kok. Sesuaikan dengan selera aja deh....
Resep berikut ini tanpa takaran, jadi harap dikira-kira sendiri ya....

Bahan :
Kentang, digoreng lalu dihaluskan
Daging cincang/corned/potongan hati ayam
Daun bawang & seledri, diiris halus
Garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng secukupnya
Telor, dikocok lepas untuk pencelup

Bumbu halus :
Bawang putih
Merica
Pala

Cara membuat :
1. Campur bumbu halus dengan semua bahan, kecuali minyak goreng dan telor. Aduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata.
2. Setelah itu ambil kurang lebih 1 sdm munjung adonan, bentuk bulat atau sesuai selera. Lakukan sampai semua adonan habis.
3. Sementara itu panaskan minyak goreng.
4. Celupkan bulatan perkedel ke dalam kocokan telor, lalu goreng hingga matang.

Teri Kacang

Biasanya kalo bikin teri kacang ini takarannya pake kira-kira aja. Sekarang saya coba mengingat takarannya supaya memudahkan kalo ada yang cari resep ini. Karena teri kacang ini versi dapur mungil, jadi resepnya sesuai selera saya. Kalo suka yang lebih pedas, bisa ditambah cabe atau dikurangi gulanya.

Kalo bikin sekalian banyak trus disimpan dalam wadah tertutup bisa tahan untuk beberapa lama. Jadi kalo kepepet ga sempat masak, bisa jadi stok juga nih. Ntar tinggal tambah sayur atau lalapan.

Bahan :
60 gr ikan teri
100 gr kacang tanah
3-4 sdm gula pasir/gula merah
1 sdm kecap manis
Garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Bumbu halus :
5 buah cabe merah
1 buah tomat ukuran sedang
2 siung bawang merah
1 siung bawang putih

Cara membuat :
1. Goreng ikan teri dan kacang sampai kering secara terpisah. Hati-hati jangan sampai gosong. Sisihkan.
2. Sisakan kurleb 4-5 sdm minyak goreng tadi (atau kalo mau diganti minyak baru juga gpp) di dalam wajan, lalu tumis bumbu halus. Tumis dengan api sedang sampai aroma pedasnya hilang, tambahkan gula, garam dan kecap manis. Aduk rata dan cicip rasanya. Kalo masih ada yang kurang cocok, silahkan dicocokkan sesuai selera.
3. Matikan api kompor, lalu masukkan teri dan kacang yang sudah digoreng ke dalam bumbu cabe. Aduk sampai rata.
4. Tuang ke piring saji dan nikmati dengan nasi hangat.

Hmmm... sedaaap!
 
Copyright © 2013. 1000 Aneka Resep Masak