MASUK TV EUYYY... ^__^

(Foto dari TV dokumentasi Mba Lenie Sahari)

Alhamdulillah, hari Senin tanggal 2 Mei kemarin adalah salah satu tanggal bersejarah buat saya (lebay! hihihiiii...), karena liputan tentang klappertaart saya sudah ditayangkan di acara Jelang Siang Trans TV ^__^

Sebenarnya shootingnya sudah dari sebulanan yang lalu, sekitar Maret akhir (klo gak salah, saya lupa, pikun euy!). Tapi karena Trans TV-nya banyak program-program baru jadi tayangnya antri, hehehee...
DIkasih taunya agak mendadak juga, karena tadinya saat liputan ke Serang sepertinya blum ada niatan untuk meliput klappertaart saya. Tapi ternyata produser acara Jelang Siang-nya tertarik akhirnya kru Jelang Siang-nya mampir ke rumah saya hari Jum'at memberi tau klo klappertaart saya akan diliput hari Minggu-nya. Wah, antara senang dan deg-degan juga nih mau diliput, hihihiii... Ndeso! :D

Karena sebelumnya mereka meliput talas beneng, akhirnya munculah ide yg diliput tentang klappertaart talas beneng, biar ada khas Banten gitu.
Si talas beneng sendiri adalah talas raksasa berukuran besar dari desa Juhut, kabupaten Pandeglang, Banten. Sebelumnya sudah sering saya tulis di blog saya ini.

Alhamdulillah proses shooting berjalan lancar, dari siang sampai mau magrib. Walaupun dengan kostum yg gak nyambung banget, xixixiiii... Tadinya saya pakai baju warna putih bermotif abu-abu, jilbab saya warna abu-abu, klop kan? Eh, ternyata kata Mba Roro (reporter Jelang Siang) klo bisa jangan warna putih karena kurang bagus tertangkap oleh kamera. Yaahhh... Ganti baju deh judulnya. Karena buru-buru akhirnya asal ambil aja tuh baju, lha kok warna coklat muda yg dipake. Haiiisshhh... Yah sudahlah, shooting tetap lanjoooottt... :D

Sengaja tidak woro-woro ke teman-teman dulu. Yg tau hanya beberapa orang saja yg saya minta tutup mulut sampai waktunya tiba. Takut heboh duluan padahal tayangnya masih lama, heheheheee...
Yang tau hanya Teh Vivi Nowotny (Austria), Teh Diah Raki (Thailand), Mba Dida Rachmadiah (Mojokerto) dan Mba Yunita Amaliawati (Malang).
Benar saja waktu kemarin Mba Maulina Nuryani (Depok) woro-woro di wall Group LBT, teman-teman langsung banyak yg komentar >__< Alhamdulillah hari Senin kemarin akhirnya bisa melihat wajah cupu saya menghiasi layar kaca di rumah ^__^ Yg bikin lucu, waktu melihat saya ada di TV, Nadhifa hebohnya minta ampun, sambil tertawa-tawa dia nunjuk-nunjuk wajah saya di TV sambil bilang, "Hahahh... Hahahhh... Ada Buaaa..." (Hahaaa... Hahaaa... Ada Bunda - red) :D Saya tidak sempat mengabadikan foto-foto saat saya shooting, dan juga tidak punya videonya. Alhamdulillah Mba Bertha Evelina (UAE) merekam tayangannya dari Mivo TV, walaupun memang tidak terlalu jelas gambarnya. Trims ya Mba ^__^


(Capture video yg diupload di FB Mba Bertha)

Cuplikan video Jelang Siang-nya bisa dilihat di website Trans TV disini.

Terima kasih untuk kru Jelang Siang Trans TV karena sudah mampir untuk meliput klappertaart saya.
Terima kasih juga untuk suamiku tercinta yg selama ini sudah banyak mendukungku untuk melakukan semua ini, love you Bi ;)
Juga terima kasih untuk teman-teman yg kemarin sudah meluangkan waktunya menonton acara Jelang Siang.
Semoga qta sukses bersama. Amiiiin...!!! ^__^

Foto klappertaart dan talas benengnya menyusul yaaa... ;)

SIMPLE TIRAMISU FOR BU NADIA



Pesannya tiramisu untuk dimakan sendiri. Mintanya sih gak usah didekor atau dikasih topping buah, tapi kayaknya gak afdol bikin kue tanpa didekor sedikiiiitttt aja, hehehee... :D
Beginilah jadinya...
Semoga berkenan ^__^

KUE KERING KLASIK FOR BUNDA KARTINA


Alhamdulillah... Tarik nafas lega... Bukan karena akhirnya kuenya bisa dikirim juga (karena pesannya sudah lama) tapi juga karena kuenya alhamdulillah sampai dg selamat ke tangan Bunda Kartina di BSD, Tangerang. Gak ada yg hancur ^__^
Terima kasih utk Pak Lambu yg sudah mengantarkan titipan saya dengan sangat memuaskan. Terima kasih juga utk suamiku tercinta yg sudah bersedia jam 9 malam mengantarkan kuenya ke rumah Pak Lambu, heheheee...

Sebenarnya saya sudah lama tidak menerima pesanan kuker sejak Lebaran tahun kemarin. Masih berasa puyengnya mengerjakan orderan sekitar 200 toples *__*
Blum lagi trauma karena waktu itu saat mengerjakan kukernya saya terpeleset di dapur hingga cidera tulang ekor, hasilnya berlebaran dg keadaan sakit, hikkzzz... T__T
Tapi saya mau membahagiakan Bunda Kartina yg baik hati, alhamdulillah dipermudah dan selesai juga :)
Duh, berasa Lebaran deh bikin kuker2 ini, sampai2 suami bilang "Bunda aroma dapur udah kayak tercium wangi Lebaran." Hihihihiiii... ;)


Tadi siang dapat info dari Bunda Kartina sekaligus ditag foto kukernya yg selamat sampai tujuan.
Komen dari Bunda Kartina:
"Ananda Ricke, kuker nya udah sampai....icippp....Wah subhanallah Alhamdulillah rasa nya nikmat sekali...anak2 bunda pada tag in satu persatu..berebut menikmati kue buatan ananda, trmksih yaa sayanggg....."

Terima kasih juga atas orderannya ya Bunda ^__^

PUDDING BUSA JERUK TUTY FRUITY



Orderan Bu Ano untuk pendamping tumpeng dalam rangka acara Kartinian kemarin.

Bagian bawah menggunakan base sponge cake vanilla tipis. Kemudian diberi jeruk mandarin kalengan di sekeliling sisinya. Lapisan kedua pudding busa jeruk. Dan diberi topping jeruk mandarin kalengan, strawberry dan kiwi, disiram kembali dengan agar-agar+jelly bening.
Rasanya segar manis asam ^_^

Bisa juga diorder dengan varian rasa lain misalnya pudding busa strawberry, dll.

Untuk dijadikan hantaran atau pengganti BDCK juga oke lho. Eneg makan cake ya makan pudding aja ;)

BOLU GULUNG EKONOMIS


Masih berani menaklukan si bolgul alias bolu gulung?? ;)

Sebenarnya bolgul ini pesanan seorang teman, tapi saya share resepnya jadi saya masukkan di album ini saja :)

Bolu gulung ini bisa dibilang versi ekonomis karena telurnya lebih irit dari resep-resep bolgul yg kebanyakan menggunakan kuning telur dalam jumlah yg banyak yg selain bertujuan agar rasanya lebih enak, tekstur lebih lembut juga agar lebih lentur digulung.
Tapi... Bukan berarti kita gak bisa membuat bolu gulung dg telur yg lebih irit lho... ;)
Asal dilakukan dengan baik dan benar, penampilannya gak kalah cantik dengan bolgul yg banyak kuning telur kan? :)
Klo soal tekstur tentu berbeda dg bolgul yg menggunakan banyak kuning telur, tapi soal rasa bisa kita buat tetap enak :)

Saya menggunakan metode mengocok all in one, yaitu semua bahan kecuali mentega cair dikocok jadi satu dengan speed tinggi hingga mengembang, kental dan putih. Baru dimasukkan mentega cair. Selain ekonomis, praktis juga kan? ;)

Mengocok dg metode all in one ini akan membuat tekstur bolu gulungnya lebih berpori halus, jadi tidak terlalu spongy seperti spongecake biasa, walaupun hanya menggunakan telur utuh saja.


Bolu Gulung Ekonomis ala Ordinary Kitchen
by Ricke 'Bunda Nadhifa' Indriani

Bahan:
6 butir telur utuh (gunakan telur yg fresh, putih telur masih kental dan kuning telur masih utuh dan bagus)
90 gram gula pasir halus (gula kastor)
1 sdm cake emulsifier
70 gram terigu protein sedang/all purpose
10 gram maizena
10 gram susu bubuk
1 sdt vanilla essence (saya pakai vanilla susu L'Arome)
125 gram mentega, lelehkan dan dinginkan

Loyang:
1 buah 30x30x4 cm
atau
2 buah 22x22x4 cm

Cara membuat:
1. Siapkan loyang, olesi dasarnya dengan margarin/minyak loyang, alasi dengan kertas roti/baking paper. Oles lagi dengan margarin/minyak loyang. Sisihkan.
2. Ayak terigu, maizena dan susu bubuk dan campur semua bahan jadi satu kecuali mentega cair. Kocok dengan mixer kecepatan tinggi hingga mengembang, kental dan putih (cek kekentalan dg mengangkat mixer, adonan akan jatuh perlahan, tidak encer).
3. Masukkan mentega cair, aduk balik dengan spatula karet hingga merata dan homogen.
4. Tuang ke dalam loyang, ratakan permukaannya. Panggang dalam oven yg sudah dipanaskan 200'C (api besar) sampai matang dan permukaan berkulit kecoklatan dan cukup kering bila disentuh.
5. Keluarkan dari loyang dan dinginkan. Beri filling sesuai selera dan gulung sambil dipadatkan.

Untuk cara membuat motif, cara mendinginkan, dsb ada di step by step bolu gulung yg saya sudah pernah share disini.

Selamat mencoba :)

CUMI ISI MASAK KARE PETE


Ini menu makanku kemarin. Suka banget sama cumi yg dimasak begini. Ibuku sering banget bikin cumi dimasak seperti ini. Jadi ya terinspirasi dari beliau cerita awalnya ^_^

Tapi seperti biasa, klo masak jarang pake resep pasti alias seringnya pake resep cemplang cemplung yg penting tau bumbu dasarnya :D
Tapi soal rasa alhamdulillah juragan di rumah selalu bilang "Alhamdulillah enak Bunda." ;)
Itulah yg paling membahagiakan ^_^

Dulu aku bilangnya cumi yg diisi kayak gini dg sebutan 'cumi gendut' :D, kan cuminya jadi montok karena dikasih isian, qiqiqiqiiii...
Dimakan pakai nasi panas, disiram kuah karenya yg kental, wuuiihhhh... Nikmehhh ^_^

Oya, saya tambahkan pete karena memang ibu saya suka membuatnya dg pete, sebenarnya saya jarang sekali makan pete, paling buat nasi goreng atau sambal goreng kentang/udang saja. Makanya kemarin pas lihat ada pete di warung dan beli agak kaget juga ternyata harga pete lumayan juga yaaa... Saya beli 2500/papan, tapi memang petenya lumayan besar dan panjang sih... Belinya juga cuma 1 papan aja, hihihiiii...
Kok jadi curhat soal pete ya? :D

Yang mau mencoba silahkan ini resepnya... Buat yg gak suka pete silahkan diskip aja :)


Cumi Isi Masak Kare Pete

Bahan:
500 gram cumi ukuran sedang, pisahkan kepalanya dan bersihkan tintanya, kuliti kulit arinya yg berwarna ungu hingga cumi menjadi putih bersih
1 sdm air jeruk nipis
1 papan pete, kupas dan belah 2 biji petenya
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek
1 batang serai, geprek
2 sdm air asam jawa (dari 2 sdt asam jawa dicampur 2 sdm air, ambil airnya dan buang ampas+bijinya)
500 ml santan kental
1 sdm munjung bubuk kare (curry powder)
1 buah cabai merah, diiris serong (optional saja), atau bisa juga pakai cabai rawit utuh
Garam, merica bubuk, kaldu bubuk dan gula pasir secukupnya (tergantung selera)
Minyak goreng untuk menumis

Bahan isi:
1/2 buah tahu putih, haluskan
1 butir telur, kocok lepas
1 buah wortel, diserut kasar
1 batang daun bawang, diiris halus
1 genggam daun kemangi
Garam dan merica bubuk secukupnya

Bumbu halus:
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 cm kunyit, dibakar
2 cm lengkuas
3 butir kemiri, sangrai
1 sdm ketumbar
1 sdt peres jintan

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan air jeruk nipis, beri sedikit garam dan merica bubuk. Diamkan dalam kulkas minimal 15 menit.
2. Campur semua bahan isi. Ambil satu buah cumi, isikan bahan isi sambil dipadatkan, sematkan dengan lidi/tusuk gigi. Lakukan sampai habis. Kepala cumi tetap dimasak.
3. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk purut, serai hingga harum. Masukkan pete, tumis sebentar. Masukkan air asam jawa. Aduk rata. Masukkan santan dan didihkan.
4. Masukkan cumi (berikut kepalanya). Beri garam, merica bubuk, kaldu bubuk dan gula pasir. Masak hingga bumbu meresap. Masukkan cabe merah. Aduk rata. Angkat. Hidangkan.

Selamat mencoba ^__^

PATIN GORENG BUMBU


Bahan :
½ kg ikan patin yang sudah di potong, cuci bersih.
Bumbu Halus :
3 butir bawang putih
3 butir kemiri
1 batang serai
½ sdt kunyit halus
1 cm jahe
2 sdt lengkuas halus ( bias di parut )
1 sdt ketumbar bubuk
1 ½ sdt garam

Cara Membuat :
Campur ikan dan bumbu halus tambahkan sedikit air, aduk rata, lalu biarkan beberapa menit supaya bumbu meresap.
Panaskan minyak, lalu goreng ikan hingga kering, lalu sisa bumbu di goreng hingga kering ( kecoklatan ), sajikan.
 
Copyright © 2013. 1000 Aneka Resep Masak