TEKWAN FOR BU AGUS

Yang ini juga pesanan udah sekitar 2 minggu yang lalu, tapi baru ketemu fotonya sekarang, hihihihiiii...
Tekwan ini dipesan dalam jumlah besar oleh Bu Agus. Untuk porsi sekitar 30 orang lebih. Mau dijadikan hidangan acara arisan keluarga besarnya. Jadinya 2 panci ukuran besar.
Biji tekwan dan teman-temannya gak kelihatan ya, ada dalam panci tapi sedang sembunyi alias tenggelam, heheheee...
Pokoknya lengkap deh isinya: Biji tekwan, udang cincang, jamur kuping, sedap malam kering (bunga pisang kering), bengkuang iris, plus pelengkapnya yaitu sohun, daun bawang+seledri, bawang goreng dan sambel ijo cabe rawit nan pedaaazzzz... Padahal waktu ini dibuat harga cabe rawit lagi melambung tinggi, heheheee... Gak ketinggalan kuah supnya yang gurih pake kaldu udang dan bumbu ebi ^_^
Alhamdulillah semuanya suka katanya. Ada tersisa karena ternyata ada keluarga yang tidak bisa hadir dan akhirnya besoknya dibawa ke kantor buat dibagi ke teman-teman kantornya.
Terima kasih sudah memesan ya Bu. Semoga diberikan kelancaran rizki dan barokah terus buat Ibu. Amiiin... ^_^
CHEESE KLAPPERTAART FOR NUN

Repeat order untuk yg kesekian kalinya dari nenk Nun yang doyan banget sama klappy keju ini. Pesannya 2 loyang ukuran medium.
Sebenernya ini pesanan udah seminggu kemarin tapi baru sempat aku upload sekarang.
Toppingnya agak salah assembly-nya, ingetnya klappy original yang cuma ditabur kismis dan almond aja, pas udah mau masuk oven baru inget blum ditaburin keju parut, ya udah hasilnya keju parutnya ditaburin di atasnya jadinya kismis dan almondnya ketutupan, hihihihiiii... Tapi gak masalah deh ya, soalnya kan gak mengubah rasa, heuheuheuuu...
Dapet BBM dari nenk Nun yang isinya bikin aku ngakak, katanya lama-lama bisa gemuk makanin klappy mulu, seloyang medium habis dimakan berdua dengan dalam waktu sehari, wkwkwkwkwkkkk... Katanya doyan banget :D
"TOP Kak klappy-nya, yang di Bandung aja kalah deh. Mami aku juga suka banget Kak. Kakak mah TOP kata Mami aku."
Hihihiiii... Jadi maluuuu dibandingin sama yang di Bandung. Waduh, padahal aku mah gak ada apa-apanya ^_^
Alhamdulillah... Senang rasanya bisa memuaskan customer. Makasih buat orderannya ya nenk geuliz. Mmuuuaaacccchhhhh.... :-*
LBT#2: BAKED CHEESE MACARONI PIE

Bismillahirrohmanirrohiiim...
Tarik nafas dulu.... Hfffffffff.... Sebenernya masih capek dan sangat mengantuk nih pas uload foto ini, soalnya baru aja selesai bikin pesanan. Setelah makan siang dan boboin Nadhifa dulu, akhirnya mengumpulkan semangat untuk menyalakan laptop.
PR LBT#2 dengan tema Baked Macaroni ini aku buat pas liburan imlek kemarin, mumpung pas Abinya Nadhifa lagi ada di rumah, soalnya dia suka banget sama makaroni panggang dan kebetulan akhir-akhir ini lagi sering keluar kota.
Klo bikin makaroni panggang jadi inget Makaroni Panggang (MP Resto) yang di Bogor. Ampun deh harganya selangit apalagi dulu pas jaman kuliah ya mikir-mikir mau belinya juga, namanya juga mahasiswa, hihihihiii...
Tadinya bukan mau buat yg seperti ini. Tapi gak sengaja lihat loyang pie diantara tumpukan loyang-loyangku, jadilah ide bikin pie makaroni. Dan ternyata teman-teman LBT-ers banyak yang satu ide juga dengan diriku yah, hihihihiiii... :D
Bahan-bahannya cuma mengandalkan sisa-sisa yang ada di kulkas, soalnya gak sempat belanja lagi.
Kebetulan di kulkas ada keju mozarella sisa bikin pizza dan parmesan yang sudah tinggal sedikit. Ya udah daripada kelamaan disimpan nanti jamuran ya ikut dicemplungin aja deh, hehehee...

Ini aku pake loyang pie yang ukurannya besar (diameter 24 cm), makanya ga bisa pake tutup atasnya atauun dibuat lattice. Klo mau pakai tutup atau lattice pakai loyang diameter 18 cm.


BAKED CHEESE MACARONI PIE
by Ricke 'Bunda Nadhifa' Indriani
Bahan pie crust:
225 gram terigu protein sedang/all purpose
1/4 sdt garam
100 gram butter/margarin, potong-potong kecil
50 gram keju cheddar parut
5-6 sdm air es (dingin banget yaaa) ~ Amat sangat tergantung pada kondisi tepung terigu yang dipakai
Bahan isi:
1 siung bawang putih, cincang halus
1/2 buah bawang bombay, cincang kasar
50 gram daging giling (aku pake sisa daging di freezer dan digiling sendiri pake chopper)
2 lembar daging beef burger
2 sdm margarin untuk menumis
2 sdm terigu
300 ml susu cair tawar (plain)
50 gram makaroni (aku pake makaroni elbow/siku), rebus hingga al dente
3 butir telur, kocok lepas
50 gram keju cheddar parut
Garam, merica bubuk, kaldu bubuk, pala bubuk secukupnya, tergantung selera
1 batang daun bawang, iris tipis
Topping:
2 buah sosis, iris tipis
Keju mozarella secukupnya, iris tipis
Keju parmesan parut secukupnya
Keju cheddar parut secukupnya
Basil dan oregano bubuk secukupnya (optional)
Pelengkap:
Saus sambal dan saus sambal
Cara membuat pie crust:
1. Campur terigu, garam, dan keju cheddar parut. Aduk rata. Masukkan butter/margarin. Aduk rata dengan pisau pastry atau garpu atau 2 buah pisau hingga berbutir-butir. Masukkan air es, uleni lagi hingga rata. Bulatkan. Tutup wadah dengan plastik/serbet. Diamkan dalam kulkas 30 menit hingga 1 jam.
2. Olesi loyang pie dengan margarin tipis. Gilas adonan pie dengan menggunakan rolling pin hingga tipis. Letakkan dalam loyang dan press sesuai bentuk loyang. Tusuk-tusuk bagian bawahnya dg garpu atau bisa juga diberi pemberat agar bagian bawah pie tidak menggembung ketika dipanggang. (Jika menggunakan loyang 18 cm, bagi 2 adonan, gilas. Gunakan salah satunya untuk tutup pie)
3. Panggang dalam oven yg sudah panas 170'C selama 20 menit. Angkat dan sisihkan.
Cara membuat bahan isi:
1. Panaskan margarin. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan daging giling. Aduk hingga berubah warna. Tambahkan terigu, aduk rata hingga menyatu. Tuang susu cair, aduk rata hingga mengental dan meletup-letup. Matikan api.
2. Masukkan makaroni rebus dan daging beef burger. Aduk rata. Masukkan telur. Aduk rata. Masukkan keju cheddar parut. Aduk rata. Beri bumbu sesuai selera. Aduk rata. Terakhir masukkan daun bawang. Aduk rata.
Penyelesaian:
Tuang adonan makaroni ke dalam pie. Tata sosis di atasnya. Beri keju mozarella, parmesan dan keju cheddar parut. Taburi oregano dan basil. Panggang dalam oven suhu 160'C selama 35-45 menit hingga matang. Cirinya adonan makaroni sudah tidak cair lagi dan agak kokoh bila disentuh. Angkat. Biarkan 15 menit dalam loyang, baru keluarkan dari loyang. Tunggu agak hangat baru dipotong-potong agar makaroni sudah lebih kokoh. Sajikan dengan saus tomat dan saus sambal.
Salam LBT! ^_^
Tarik nafas lagi... Alhamdulillah selesai setor PR, heheheee... ;)
FRIED CHICKEN ala KFC

Masih punya ayam di freezer. Sebenernya hari ini aku gak pengen masak (nah lho?!), hehehee... Soalnya nenk Nadhifa lagi susah makan, jadi tadi aku cuma buatin sup bening pake bakso ikan aja buat dia.
Tapi berhubung juragan dan nyonya di rumah juga harus makan, ya udah tadi sore aku bikin fried chicken ini aja buat lauk makan malam nanti.
Resep ini awalnya aku lihat dari website NCC by Bu Fatmah. Cuma kadang2 aku bikinnya gak pake takaran, dikira-kira aja banyak terigunya berapa, bumbunya berapa, heheheee... Klo masak emang suka pake ilmu kira-kira :D
Penampakan dan renyahnya alhamdulillah sudah mirip sama yg di resto. Tapi klo bumbu mungkin berbeda ya, kan katanya klo KFC itu pake 11 (atau 12 ya??) bumbu rahasia, weewww... Klo resep yg ini bumbunya gak sampe belasan kok, hihihihihiiii...
Aku pake basis ayamnya cuma 1/2 ekor atau sekitar 500 gram. Soalnya keluarga kecil sih, hehehee... Klo mau 1 ekor tinggal bikin 2x resep aja.
Resep asli NCC bisa dilihat disini.
Fried Chicken ala KFC
(Adapted from NCC-Bu Fatmah, modified by Ricke)
Bahan:
1/2 ekor ayam (sekitar 500 gram), potong-potong imut juga monggo :P ~ Aku tadi jadinya 6 potong
1 sdt air jeruk nipis
1/2 sdt garam
1 sdt kaldu ayam bubuk (aku pake yg non MSG)
1/4 sdt merica bubuk
Tepung bumbu pelapis:
300 gram terigu protein sedang/all purpose
1 sdm tepung sagu
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt garam
1 sdt kaldu ayam bubuk
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt pala bubuk
Bahan pencelup:
1 butir putih telur
1 sdt kaldu ayam bubuk
250 ml air
Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng 'deep frying'.
Cara membuat:
1. Taruh ayam pada wadah, lumuri air jeruk nipis, garam, kaldu ayam bubuk dan merica bubuk. Simpan dalam lemari es selama 1 jam agar bumbu meresap (klo buru-buru bisa minimal 15 menit).
2. Campur semua bahan tepung bumbu. Aduk rata. Sisihkan.
3. Kocok putih telur hingga encer dengan garpu/whisk, beri kaldu ayam bubuk. Aduk rata. Tuang air. Aduk rata. Sisihkan.
4. Panaskan minyak dengan api sedang. Jangan menggunakan api besar agar lapisan tepung tidak cepat gosong sedangkan bagian dalam ayamnya belum matang.
5. Ambil sepotong ayam, gulingkan ke tepung bumbu pelapis sebentar saja (cukup tipis saja), kemudian celupkan ke bahan pencelup sebentar saja, angkat dan gulingkan ke tepung bumbu lagi. Gulingkan sambil dipadatkan agar tepung melekat dengan baik pada ayam. Kemudian cubit-cubit ayam dengan ujung jari kita untuk membuat efek 'kriwil' pada tepungnya ketika digoreng ^__^
6. Goreng ayam dalam minyak yg sudah dipanaskan sambil sesekali disiram jika ada bagian yang tidak terendam minyak dengan sempurna. Bolak balikkan ayam jika dibutuhkan. Goreng hingga kecoklatan an kering. Angkat dan tiriskan.
7. Sajikan dengan saus sambal atau saus tomat.
Tips:
- Gunakan minyak dalam jumlah banyak untuk menggoreng 'deep frying', ini salah satu faktor yang akan membuat ayam menjadi renyah kriuk kriuk.
- Panaskan minyak dengan api sedang, jangan gunakan api besar untuk menghindari tepungnya cepat gosong sedangkan bagian dalam masih belum matang sempurna. Alhamdulillah aku klo bikin selalu matang sampai ke bagian dalam.
- Saat membalut ayam dengan tepung bumbu, balut sambil dipadatkan tepungnya agar menempel dengan baik pada ayam. Kemudian cubit-cubit dengan menggunakan ujung jari-jari kita untuk mendapatkan efek 'kriwil' pada tepungnya saat digoreng.
- Kita tidak bisa mengharapkan ayam setelah digoreng dan didiamkan di suhu ruang akan dapat bertahan terlalu lama renyahnya.
Jika kita membeli ayam dari resto fried chicken terkenal sekalipun, jika kita bawa pulang dan didiamkan agak lama juga pasti akan tidak renyah lagi.
Ayam yg disimpan di rak display di resto akan lebih tahan lama renyahnya karena rak displaynya mempunyai penghangat (display warmer/display heater) untuk menjaga ayam yg telah digoreng tetap renyah dan fresh ^__^
Alhamdulillah ayam yang aku buat tadi sore digoreng pas mau dimakan malamnya masih renyah kok ;)
- Jika ingin membuat versi pedas atau versi lada hitam, tinggal ditambahkan cabe bubuk atau lada hitam yg kasar (jangan pake yg terlalu halus lada hitamnya karena bisa bercampur dengan tepung nanti tepungnya malah jadi ikut berwarna gelap).
- Minyak bekas menggoreng ayam memang akan menjadi keruh karena bercampur dengan tepung. Tapi selama minyaknya tidak mengalami oksidasi berlebihan sampai berwarna kehitaman minyak masih bisa dipakai kembali. Setelah selesai menggoreng, dinginkan minyak dan diamkan beberapa jam (atau semalaman), nanti tepungnya mengendap di bagian bawah dan minyaknya memisah di bagian atas. Saring perlahan minyaknya, buang endapan tepungnya.
Selamat mencoba ya, semoga cocok ^_^
VEGIES CREAM SOUP (TANPA SUSU)

Mumpung Nadhifa bobo, upload foto dulu sebentar. Foto ini saya ambil kemarin sambil nunggu Nadhifa bangun dan mau disuapin makan siang.
Ini cream soup yang saya buat kemarin untuk Nadhifa (tapi ujung-ujugnya saya juga ikut makan, hehehee...). Sengaja gak pakai susu karena pencernaan Nadhifa lagi kurang bagus.
Klo diingat-ingat, modelnya kayak chicken mushroom cream soup yg ada di resto Pizza itu, soupnya kental dan creamy tapi gak putih dan gak berasa susu, cenderung agak bening tapi kental. Perkiraan saya sih memang gak pake susu kali ya? :)
Nadhifa gak mau makan pake nasi, jadi memanfaatkan roti tawar saja yang dipotong-potong dan di-toast dulu sebentar di fry pan sampe agak kering dan kecoklatan.
Alhamdulillah Nadhifa mau makan supnya, bahkan dengan senangnya mencemplungkan potongan roti ke mangkuk supnya ^_^
Resepnya hampir sama dengan resep cream soup yang ada di resep Zuppa Soup yang pernah saya posting disini.
Bedanya kali ini gak pakai susu, jadi kuahnya hanya pakai air saja semuanya. Trus isinya cuma sayuran aja: jagung manis dipipil, wortel dipotong kotak kecil-kecil, dan jamur kancing diincang kasar. Gak pake ayam atau sosis seperti pada resep zuppa soup. Makanya saya kasih judul 'Vegies Cream Soup' :)
Yang mau nyobain silahkan yaaa... Mungkin bisa buat alternatif buat yang gak begitu suka sama susu tapi pengen makan cream soup ^_^
AYAM GORENG BUMBU MANIS

Nadhifa suka banget sama ayam goreng yang satu ini. Bisa minta digadoin terus sampe kenyang deh, hehehee... Klo aku makannya pakai sambel terasi ^_^
Bumbu dasarnya hampir sama dengan ayam goreng biasa, hanya saja diungkep bersama santan dan ditambahkan gula aren/gula merah yang memberikan sensasi rasa 'manis' dan gurih.
Yang mau coba ini resepnya, saya adaptasi dari Tabloid Saji...
Bahan:
500 gram ayam, potong-potong sesuai selera
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk, sobek-sobek
2 batang serai, memarkan
300 ml santan sedang
3 sendok makan gula merah sisir (saya pakai gula aren bubuk)
1 sdm air asam jawa (dari 1/2 sdt asam jawa dan 2 sendok makan air)
Minyak untuk menggoreng
Bumbu halus:
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 cm lengkuas (bila suka bisa dilebihkan, sebagian diparut untuk bumbu serundeng lengkuas)
1 sdm ketumbar
3 butir kemiri, disangrai/dibakar
1/4 sdt jintan
1 1/2 sdt garam (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica
Cara membuat:
1. Rebus ayam bersama santan, bumbu halus, daun salam daun jeruk, serai, gula merah/aren dan air asam jawa sampai meresap dan airnya kering. Sambil sesekali diaduk agar bagian bawang tidak cepat gosong/berkerak.
2. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang kecoklatan. Sajikan.

